15 Budayawan Raih Anugerah Budaya Kota Bandung

Friday, 1 December 2017 | 09:17:34 | Penulis : bb3 | 69 Kali dilihat

Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyerahkan penghargaan kepada budayawan Remy Silado, saat Anugerah Budaya Kota Bandung, di The Papandayan Hotel, Jumat (30/11/17). by Humas Pemkot Bdg
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil menyerahkan penghargaan kepada budayawan Remy Silado, saat Anugerah Budaya Kota Bandung, di The Papandayan Hotel, Jumat (30/11/17). by Humas Pemkot Bdg

BANDUNG – Pelestarian dan pengembangan budaya merupakan konsekuensi yang nyata dari proses perubahan sosial. Budaya merupakan ekspresi identitas yang dimiliki setiap masyarakat maupun wilayah. Maka dari itu ciri khas tersebut harus terus dilestarikan demi budaya yang terus terjaga.

Wali Kota Bandung M. Ridwan Kamil mengatakan, dunia saat ini makin ekstrim, salah satu dampak yaitu budaya hampir hilang dengan gaya hidup sekarang ini yang semakin berbeda. Maka dari itu sebagai orang Bandung yang mayoritas berbudaya Sunda, dirinya mengajak agar tetap konsisten dan menjaga budaya.

Salah satu mempertahankan budaya Sunda menurutnya dengan melestarikan dan mengembangkan nilai nilai estetis dan mendekatkan masyarakat dengan kearifan lokal.

Setiap hari kota Bandung identik dengan Rebo Nyunda, kebiasaan hari tersebut dengan menggunakan pakaian Sunda dan berkomunikasi dengan bahasa Sunda. Hal tersebut memberikan kekuatan bahwa budaya Sunda di Kota Bandung masih terjaga dan dilestarikan oleh masyarakat.

“Jadi, jaman modern ini kita tidak boleh lupa dengan budaya. Maka dari itu saya biasakan setiap Rabu gunakan pangsi, dan untuk wanita menggunakan kebaya, itu merupakan salah satu melestarikan budaya Sunda,”, ujar Ridwan saat Anugerah Budaya Kota Bandung, di The Papandayan Hotel, Jumat (30/11/17).

Ridwan menyampaikan, budaya Sunda itu memiliki nilai kesetiakawanan sosial dan berempati. Hal ini membuktikan bahwa budaya bisa gotong royong dan saling membantu satu sama lain. “Intinya, mari terus lestarikan budaya agar memperkuat identitas dan jati diri bangsa,” tandas Emil.

Dirinya berharap, untuk acara Anugerah Budaya Kota Bandung tahun ini dapat memacu budayawan tetap produktif, baik dalam konteks pelestarian nilai-nilai budaya daerah, turut memajukan lingkungan seni budaya maupun membantu membentuk karakter bangsa. “Saya yakin nilai-nilai kearifan budaya merupakan kehidupan masyarakat yang berkarakter,”, tutur Ridwan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung Kenny Dewi Kaniasari menerangkan, penyelenggaraan Anugerah Budaya Kota Bandung, telah berlangsung sejak tahun 2006. Acara tersebut selain digagas Disbudpar Kota Bandung, juga digagas oleh BACC (Bandung Art & Council Culture).

Walaupun mengalami pasang surut, tapi Kenny bilang acara Anugerah tersebut dari tahun ke tahun mengalami peningkatan khususnya dalam hal apresiasi dari pemerintah kota.

“Akan tetapi dari apresiasi tersebut sesungguhnya nilai yang lebih penting yaitu pengabdian, kesetiaan dan kreativitas para penerima anugerah dalam bidangnya masing-masing,”, tuturnya.

Kenny menyebut penerima anugerah tahun ini dipersembahkan kepada 15 budayawan dari berbagai aspek kebudayaan, baik perorangan maupun lembaga atau organisasi. Pihaknya berharap acara tersebut bisa meningkatkan kreativitas setiap budayawan sehingga nilai budaya sunda khususnya di Bandung tetap terjaga.

Selain itu Kenny pun mengucapkan terima kasih kepada para budayawan atas karya dan jasanya yang telah mengharumkan Kota Bandung. “Terima kasih dan tetap semangat, terus lestarikan budaya,” ucapnya.

Berita Terkait