23 Titik Bangli di Majalaya Dibongkar Paksa

Saturday, 12 August 2017 | 09:00:59 | Penulis : bb1 | 733 Kali dilihat

Camat Majalaya Adjat Sudrajat (kiri) memimpin penertiban bangli yang menghambat saluran air, Jumat (11/8/17). by ist
Camat Majalaya Adjat Sudrajat (kiri) memimpin penertiban bangli yang menghambat saluran air, Jumat (11/8/17). by ist

MAJALAYA – Camat Majalaya Adjat Sudrajat SH memimpin penertiban bangunan liar yang berdiri di atas jembatan sungai dan yang menutupi saluran air, Jumat (11/8/17). Camat menyebut ada 23 titik bangli di Majalaya yang harus ditertibkan yang dipastikan jadi salah satu pemicu banjir ketika hujan.

Salah satu titik yang dibongkar Satpol PP Kecamatan Majalaya pada Jumat (11/8) kemarin yaitu bangli tempat rongsokan dan jembatan di atas aliran Sungai Ciaro, tepatnya di Kp Sangkali Desa Bojong, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.

“Penertiban bangli yang menutupi saluran air ini akan dilakukan secara rutin, bahkan setiap hari. Targetnya sampai akhir Agustus dibereskan di 23 titik. Sebab banyak bangli yang kesalahannya fatal, sudah tidak ada izinnya, menghambat saluran air sungai pula,” ungkap Ajat kepada Balebandung.com, Jumat (11/8/17).

Selain menertibkan bangli, imbuh camat, pihaknya juga menertibkan para preman, PKL dan parkir liar yang masih dijumpai di sejumlah titik di Majalaya. “Saya tidak mau kesan kumuh masih melekat di Majalaya. Makanya kami sudah menertibkan 3.600-an PKL yang ada di sembilan titik di Majalaya, ” tandas Ajat.

Hasilnya, Kota Majalaya memang rada lenglang atau bersih, lebih tertib dan tampak lebih nyaman dan indah pasca penertiban PKL, terutama di sekitar kawasan Alun-alun dan Pasar Majalaya.

“Kita sapu bersih memang, meski untuk PKL masih diberi kesempatan sampai jam 12 siang saja sebelum September nanti, karena alasan kemanusiaan saja,” kata dia.

Penertiban itu pun tidak ada perlawanan dari para PKL, karena pihak kecamatan sudah mensosialisasikannya dengan memberiak surat peringatan. “Jika dibiarkan bangli di aliran sungai dan PKL di badan jalan, maka kemacetan dan kekumuhan di Kota Majalaya tidak bakalan beres-beres, malah makin bertambah,” pungkas Ajat.

Berita Terkait