7 Pasangan “Sah”, di Tengah “Raos”-nya Kopi Jabar

Minggu, 13 Mei 2018 | 07:19:19 | Penulis : bb5 | 262 Kali dilihat

7 pasangan “sah”suami istri, di tengah “raos”-nya kopi Jabar di ajang WJCA Gedung Sate, Sabtu (12/5/18). by Humas Pemprov.

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) menjadi saksi dalam pernikahan massal, yang merupakan rangkaian agenda, pada gelaran West Java Coffee & Art (WJCA), yang digelar oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan bank bjb.

Sebanyak tujuh pasangan “sah”, menjadi suami istri, di tengah “raos”-nya kopi Jabar berjejer dipamerkan pada kegiatan WJCA tersebut.

Gubernur Aher, dalam khutbah nikahnya berpesan, agar para pasangan memiliki niat pernikahan yang abadi. Karena pernikahan sesuai ajaran Agama Islam, memiliki dimensi duniawi dan ukhrawi sekaligus.

“Sehingga ketika menjadi sepasang suami-istri di dunia, maka setelah wafat, di akhirat kelak ketika masuk surga akan menjadi suami-istri dan keluarga lagi,” kata Gubernur Aher, di Masjid Al – Muttaqin, Gedung Sate, Sabtu (12/5/18).

“Untuk itu, ketika menikah, niatkanlah untuk memiliki pernikahan yang abadi dan kekal seumur hidup,” kata dia. Aher mengungkapkan rasa bahagia dan sangat mengapresiasi kegiatan yang diinisiasi dalam rangka ulang tahun ke-57 bank bjb ini.

Kegiatan ini pun menjadi ikhtiar dalam memfasilitasi masyarakat yang ingin menikah. Untuk itu, Aher berharap kegiatan ini menjadi agenda rutin dan pesertanya bertambah setiap tahunnya. “Kalau sudah ada niatan menikah, jangan ditunda. Jangan tunda pernikahan karena permasalahan biaya,” pesannya.

Maka ungkap Aher, pihaknya mencoba memfasilitasi, memudahkan niat baik tersebut. Sesuai ajaran Islam, pernikahan itu yang penting diumumkan, atau di-walimahkan. “Walimahkan pernikahan walau hanya memotong satu kambing saja,” kata dia.

Selain kegiatan nikah massal, pada helatan ini, digelar pula kegiatan khitanan, atau sunatan massal yang diikuti 257 anak. Gubernur pun menyapa anak-anak di loksi khitanan masal, Aula Barat Gedung Sate. Ia menghibur beberapa anak yang menangis setelah dikhitan.

Sementara itu, Direktur Utama Bank BJB Ahmad Irfan berharap apa yang pihaknya selenggarakan menjadi kenangan yang abadi bagi pasangan yang menikah, maupun bagi para peserta khitan, dan membawa berkah untuk semua. “Kami ingin berikan yang terbaik untuk masyarakat Jawa Barat,” ucap Irfan. ***

Berita Terkait