Bertemu Guru NU Majalengka, Kang Hasan Ingin Angkat Martabat Tenaga Pendidik

Senin, 16 April 2018 | 22:03:30 | Penulis : bb1 | 208 Kali dilihat

Cagub Jabar no urut 2 TB Hasanuddin (Kang Hasan) saat bersilaturahmi dengan Persatuan Guru NU (Pergunu) di Desa Cisambeng, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Senin (16/4/18).by HMC

MAJALENGKA –┬áPendidikan merupakan salah satu faktor penting untuk membangun kemajuan bangsa. Kurangnya pendidikan, akan berpengaruh pada timbulnya berbagai permasalahan seperti masalah sosial, budaya hingga perekonomian.

Maka, fungsi dan peran para pendidik harus lebih ditingkatkan dalam mendidik generasi bangsa, agar mampu berperan dalam membangun daerahnya, serta menekan terjadinya disintegrasi moral bangsa.

Hal tersebut disampaikan oleh Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin atau akrab disapa Kang Hasan, saat bersilaturahmi dengan Persatuan Guru NU (Pergunu) di Desa Cisambeng, Kecamatan Palasah, Kabupaten Majalengka, Senin (16/4/18).

Menurut Kang Hasan, kualitas pendidikan di Jawa Barat masih harus dibenahi, baik dari segi infrastruktur, sumber belajar, tenaga pendidik, maupun peran orangtua. Untuk itu, Kang Hasan mengajak kepada seluruh tenaga pendidik dan masyarakat untuk turut serta dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat.

“Mendidik generasi bangsa merupakan tugas kita bersama, baik pemerintah, tenaga pendidik yakni Guru, dan juga orang tua,” ungkap Kang Hasan saat silaturahmi yang turut dihadiri para ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan Banser Kabupaten Majalengka itu.

Sejalan dengan Kang Hasan, salah satu pengurus Pergunu Kabupaten Majalengka, Ahmad Nawawi, menyambut baik keinginan Kang Hasan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Jawa Barat, terutama pendidikan akhlak dan berkarakter.

Menurutnya, kepedulian Kang Hasan terhadap dunia pendidikan terutama pendidikan agama, patut diacungi jempol. Karena, dengan digulirkannya Program Rp 1 triliun untuk pesantren bersama pasangannya Anton Charliyan (Kang Anton), Nawawi menilai, akan sangat bermanfaat bagi perkembangan pembangunan pondok pesantren di Jawa Barat baik SDM-nya maupun pembangun fisiknya.

“Kami Pergunu dengan Kang Hasan ini seperti ada ikatan. Selain beliau asli Majalengka, juga program beliau berpihak pada dunia pesantren dan para guru. Untuk itu kami mendukung beliau, menuju Jawa Barat yang Hasanah dan Amanah” tandas Nawawi.

Guru Honorer

Sebelumnya, Kang Hasan juga bertemu dengan para guru honorer dan guru PAUD atau Kober di Desa Ciborelang, Kecamatan Jatiwangi, Kabupaten Majalengka. Kang Hasan menyampaikan, pentingnya pendidikan karakter yang harus ditanamkan sejak dini.

Kang Hasan menilai, peran guru Kober cukup vital dalam menanamkan nilai-nilai moralitas sejak usia kanak-kanak. Khusus untuk guru honorer, Kang Hasan akan memastikan kebijakan Presiden Jokowi berjalan di Jawa Barat sesuai koridor.

“Melalui Pak Wapres, Pak Yusuf Kalla, Pak Presiden sudah statement akan mengangkat guru honorer. Insya Allah, saya akan mengawalnya kepada yang berhak. Dan tidak boleh aja pejabat yang bermain-main,” tegas Kang Hasan.

Pemerintah provinsi, jelas Kang Hasan, tidak akan tinggal diam menyaksikan nasib guru honorer ini. “Saya baca aturannya dan skema soal insentif untuk guru honorer. Insya Allah, ini hanya soal political will kepala daerah saja, kita bisa bantu mereka. Saya ingin martabat tenaga pendidik itu terhormat,” jelas Kang Hasan.

“Sementara guru Kober ini juga harus diperhatikan kesejahteraannya, insentifnya berapa dan lainnya akan kita pikirkan ke depan,” imbuhnya.

Sementara itu, Salah satu guru PAUD, Lina Marlina berharap, dengan terpilihnya Kang Hasan sebagai Gubernur Jawa Barat, nasib para guru kober bisa diberikan perhatian lebih dan mendapat insentif yang layak untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

“Alhamdulillah, sudah kami sampaikan semua aspirasi kami para guru Kober, semoga jika Kang Hasan terpilih jadi Gubernur Jawa Barat, nasib kami bisa diperjuangkan,” ucap Lina. []

Berita Terkait