Bale Kab BandungPamong

Bupati Bandung; RSUD Majalaya Sudah Bintang 5!

Bupati Bandung Dadang M Naser didampingi Direktur RSUD Majalaya dr Grace Mediana Purnami menerima sertifikat akreditasi Paripurna RSUD Majalaya dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), di Aula RSUD Majalaya, Rabu (15/3). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung Dadang M Naser didampingi Direktur RSUD Majalaya dr Grace Mediana Purnami menerima sertifikat akreditasi Paripurna RSUD Majalaya dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS), di Aula RSUD Majalaya, Rabu (15/3). by Humas Pemkab Bandung

MAJALAYA – Bupati Bandung Dadang M Naser mengaku bangga kini Rumah sakit Umum Daerah Majalaya sudah terakreditasi Paripurna dari Komite Akreditasi Rumah Sakit (KARS). Penyerahan sertifikat akreditasi Paripurna dilakukan di Aula RSUD Majalaya yang diterima langsung Bupati Bandung dari Ketua KARS dr Hanny Rono Sulistyo, Rabu (15/3/17).

“Saya ucapkan selamat kepada RSUD Majalaya yang sudah jadi rumah sakit bintang lima. Artinya dengan akreditasi Paripurna ini, pelayanan RSUD Majalaya sudah memenuhi standar yang ditetapkan pemerintah,” ucap bupati kepada wartawan usai menerima sertifikat.

Dengan diraihnya sertifikat ini, menurut bupati RSUD Majalaya merupakan rumah sakit terbaik di Kabupaten Bandung. Kalau pun ada RS Al Ihsan di Baleendah, namun rumah sakit itu milik Pemprov Jabar.

“Tentu RSUD Majalaya yang terbaik karena sudah type B. Rumah sakit lainnya masih tipe C. Karena menjadi rumah sakit terbaik, pelayanannya juga harus semakin baik,” kata Dadang.

Ia yakin RSUD Majalaya mampu bersaing dengan rumah sakit lainnya di Jawa Barat. Terbukti dengan serangkaian prestasi yang sudah diraihnya seperti menjadi rumah sakit pilot project Program JKN-KIS BPJS Kesehatan, masuk dalam 10 besar rumah sakit terbaik ibu dan anak di Jawa Barat, sudah menjadi rumah sakit pendidikan, serta prestasi lainnya yang diraih para dokter yang bekerja di RSUD Majalaya.

“Tentunya juga dengan peningkatan sarana dan prasarananya saat ini, RSUD Majalaya siap bersaing dengan rumah sakit swasta yang imejnya sebagai rumah sakit yang bagus dan mahal. Padahal kan kualitasnya sama saja rumah sakit pemerintah dengan swasta itu. Makanya rumah sakit pemerintah fasilitas, sarana dan prasarananya harus sama dengan rumah sakit swasta,” tandas Dadang.

Pada kesempatan itu bupati sekaligus meresmikan pula Gedung Apotek, Gedung Instalasi Gizi, Gedung CSSD, Gedung IPSRS RSUD Majalaya yang baru selesai dibangun.

Direktur RSUD Majalaya dr Grace Mediani Purnama mengaku pihaknya membutuhkan waktu dua tahun untuk mendapatkan akreditasi Paripurna ini. Setelah survei terakhir yang dilakukan tim surveyor dari KARS pada November 2016, akhirnya rumah sakit yang dipimpinnya itu lulus mandapat akreditasi paripurna.

Grace menjelaskan rangkaian kegiatan akreditasi ini dilakukan sebanyak 5 tahapan oleh KARS. Tahap pertama yakni penggalangan komitmen, tahap kedua yaitu bimbingan dan tahap ketiga yakni simulasi survei.

Sedangkan tahap keempat dilakukan pendidikan dan pelatihan yang mendukung penongkatan kompetensi, sertifikasi petugas baik manajemen, tenaga medis, tenaga paramedis maupun tenaga pendukung lainnya. Hingga tahap akhir, survei akreditasi oleh tim survei KARS pada November 2016.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close