Bupati; ‘Hallo Bandoeng-Netherland Harus Jadi Agenda Tahunan’ Festival Gunung Puntang Dongkrak Wisatawan

Minggu, 25 Maret 2018 | 16:38:55 | Penulis : bb2 | 539 Kali dilihat

Bupati Bandung Dadang Naser menghadiri Festival Gunung Puntang ‘Hallo Bandoeng Netherland Amateur Radio Fair 2018’ di Gunung Puntang, Kec Cimaung, Kab Bandung, Sabtu (24/3). by Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH,S.Ip.,MSi mengapresiasi Festival Gunung Puntang, sebagai momentum lahirnya radio komunikasi di Indonesia. Bupati berharap dengan peninggalan sejarah tersebut, semua komunitas radio komunikasi bisa memperingatinya melalui Festival Gunung Puntang.

“Kita harapkan Festival Gunung Puntang bisa dijadikan agenda tahunan bagi para komunitas radio komunikasi di nusantara. Selain mengingkatkan kita pada lahirnya peradaban komunikasi Indonesia dengan Belanda, bisa juga dijadikan ajang silaturahmi dan mempererat persatuan dan kesatuan bangsa. Maka festival semacam ini akan turut mendongkrak wisatawan untuk datang, juga meningkatkan nilai ekonomi kepariwisataan, bagi masyarakat Kabupaten Bandung,” ucap bupati saat membuka Festival Gunung Puntang, bertajuk ‘Hallo Bandoeng Netherland Amateur Radio Fair 2018’ di Gedong Budaya Sabilulungn (GBS) Soreang, Sabtu (24/3/18).

Lebih lanjut Bupati mengutarakan, Festival Gunung Puntang ini juga digelar dalam rangka jelang satu abad komunikasi Indonesia – Belanda. Kabupaten Bandung bekerjasama dengan ORARI Pusat, Jabar dan lokal, menggagas kegiatan Hallo Bandoeng Netherland Amateur Radio Fair sebagai ajang promosi wisata dan mengenalkan wisata sejarah untuk menjadi event internasional.

Dengan memanfaatkan wisata sejarah dan panorama alam yang indah, kawasan Gunung Puntang juga memiliki hasil pertanian kopi yang sudah dikenal hingga mancanegara. Hal itu kata Dadang harus didukung sinergitas bersama, antara masyarakat kelompok tani kebun kopi, masyarakat juga para pengusaha, agar tujuan mendongkrak wisatawan berhasil.

“Kita punya alam yang sangat kaya, ada kopi puntang, kopi Malabar juga aneka ragam kuliner khas yang tidak kalah kualitas dan rasanya dengan wilayah lain. Dengan dijadikannya Festival Gunung Puntang menjadi agenda tahunan, sudah pasti komunitas ini se-Indoensia setiap tahun akan berkumpul di Puntang. Ini harus dijadikan peluang yang baik, karena mereka kan ingin ada kesan dan kenangan setiap tahunnya, juga buah tangan,” ungkap Dadang di hadapan ratusan anggotan ORARI se Indonesia. [‘]

Berita Terkait