Bale JabarHankam

Daftar Prajurit TNI Gratis, Ada Pungli Laporkan

Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI JP. Sembiring memberikan arahan kepada orang tua atau wali Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA. 2017 di GOR Saparua Kota Bandung, Selasa (7/3). by Pendam Slw
Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI JP. Sembiring memberikan arahan kepada orang tua atau wali Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA. 2017 di GOR Saparua Kota Bandung, Selasa (7/3). by Pendam Slw

BANDUNG – Ribuan pemuda Jawa Barat siap daftar untuk jadi Prajurit TNI sebagai tempat untuk mengabdikan dirinya dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Kasdam III/Siliwangi Brigjen TNI JP. Sembiring memberikan pengarahan kepada orang tua atau wali Calon Tamtama PK TNI AD Gelombang I TA. 2017 di GOR Saparua Kota Bandung, Selasa (7/3/17). Kegiatan ini dilakukan untuk memberikan pemahaman dan pengertian tentang proses seleksi dari tahap pendaftaran hingga seleksi-seleksi lanjutannya.

Kasdam menandaskan masuk menjadi Prajurit TNI gratis tidak dipungut biaya atau bayar. Diawali dari proses pendaftaran, seleksi dan masuk pendidikan calon Prajurit TNI hingga pelantikan, tidak bayar maupun dipungut biaya apapun dan semua gratis terkecuali keperluan pribadinya.

Kasdam pun menjelaskan, pada pelaksanaan seleksi nanti melalui dua tahapan seleksi. Pertama seleksi di Panda (Panitia Daerah) yaitu Kodam III/Siliwangi dan seleksi pusat dengan mendatangkan panita dari pusat Mabesad Jakarta yang pelaksanaannya tetap di wilayah Kodam III/Siliwangi.

Menurutnya, semuanya menginginkan dalam proses rekrutmen prajurit TNI dipilih yang betul-betul memenuhi syarat dan lulus dalam seleksi, tidak asal-asalan. Kasdam menegaskan penerimaan prajurit TNI saat ini harus kredibel dan transparan. Oleh karenanya bagi setiap orang tua atau wali calon tamtama PK Gelombang I Tahun 2017, agar mengawal anak-anaknya selama mengikuti seleksi.

“Jangan paksa anak-anak Bapak atau Ibu untuk masuk TNI, karena yang terpaksa itu tidak akan baik hasilnya. Apalagi di kehidupan TNI dituntut untuk memiliki sikap yang tangguh, tanggap dan trengginas,” ungkap Kasdam dirilis Pendam Slw.

Kasdam menegaskan bagi yang mengetahui atau menemukan oknum pungli tersebut agar dilaporkan kalau dia anggota TNI, dan jika terbukti akan diproses sesuai hukum yang berlaku di TNI atau dipindahkan satuan yang lebih jauh. “Asalkan laporan dilengkapi dengan bukti, data yang akurat, tidak ngarang-ngarang,” timpalnya.

Pengarahan Kasdam diikuti 1.150 orang peserta seleksi Calon Tamtama PK Gelombang I Tahun 2017 dengan didampingi oleh orang tua atau wali Calon Tamtama.

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close