Danrindam III/Siliwangi; Infanteri Harus Siap Ditempatkan Dimana Saja di NKRI

Rabu, 5 Desember 2018 | 21:09:15 | Penulis : bb3 | 94 Kali dilihat

Danrindam III/Siliwangi Kolonel Inf Indarto Kusnohadi, S.IP, S.H, M.A, M.H, saat menutup Dikjurtaif abituren Dikmata TNI AD Gelombang I Tahun 2018 di Lapangan Upacara Makorindam III/Siliwangi Jalan Menado Bandung, Rabu (5/12/18). by Pendam Slw

BANDUNG – Danrindam III/Siliwangi Kolonel Inf Indarto Kusnohadi, S.IP, S.H, M.A, M.H, menutup Pendidikan Kejuruan Tamtama Infanteri (Dikjurtaif) abituren Dikmata TNI AD Gelombang I Tahun 2018 di Lapangan Upacara Makorindam III/Siliwangi Jalan Menado Bandung, Rabu (5/12/18).

Pendidikan ini diikuti 138 orang mantan siswa Dikjurtaif abituren Dikmata TNI AD Gelombang I tahun 2018 dan hari ini telah dinyatakan lulus menjadi seorang Prajurit Infanteri yang sudah dibekali dengan tehnik dan taktik keilmuan kecabangan Infanteri.

Danrindam III/Siliwangi Kolonel Inf Indarto Kusnohadi mengatakan, keberhasilan ini hendaknya dijadikan motivasi untuk meningkatkan semangat serta tekad pengabdian dalam melaksanakan tugas yang diemban di satuan tempat bertugas.

“Namun, dengan keberhasilan tersebut jangan cepat merasa puas, karena setelah pendidikan ini kalian dituntut untuk dapat mengembangkan dan mengaplikasikan ilmu pengetahuan serta keterampilan yang telah kalian terima selama pendidikan,” pesan Danrindam.

“Sebagai Prajurit TNI AD yang berkecabangan Infanteri, yang perlu kalian ketahui adalah, satuan Infanteri tersebar di seluruh wilayah Indonesia sampai dengan ke pelosok-kepelosok NKRI, ” lanjutnya.

Ia berpesan agar jangan menjadi hambatan dan kecil hati dengan berpangkat Prada, karena tidak menutup kemungkinan ke depan bisa menjadi pimpinan di bagian masing-masing.

“Pendidikan kejuruan Tamtama Infanteri dilaksanakan untuk meningkatkan kemampuan dan pengembangan, agar memiliki sikap dan perilaku sebagai Prajurit Sapta Marga, Sumpah Prajurit dan 8 Wajib TNI, yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dasar kecabangan Infanteri,” terang Danrindam.

Ditambahkannya, sebagai Prajurit Infanteri harus dapat meningkatkan profesionalisme keprajuritan dengan melestarikan budaya, belajar dan berlatih guna mewujudkan kesiapan operasional satuan.

“Ingat. apa yang ada di dada kirimu bertulisan TNI AD, huruf ” N ” yang berarti Nasional dengan arti bahwa 138 orang ini siap ditempatkan di seluruh Indonesia dan siap ditempatkan di mana saja,” tandasnya.

Akhirnya, DAnrindam menitipkan agar infanteri memantapkan etika keprajuritan, hindari pelanggaran sekecil apapun yang dapat mencoreng dan merugikan nama baik satuan, keluarga dan diri pribadi. ***

Berita Terkait