Dengar Keluhan Petani, Kang Hasan Jamin Akses Permodalan Usaha Tani

Rabu, 16 Mei 2018 | 15:30:52 | Penulis : bb1 | 172 Kali dilihat

kang hasan
Cagub Jabar norut 2 TB Hasanuddin (Kang Hasan), saat mengunjungi poktan di Kampung Pasirbentang, Desa Mekarjaya, Kec Arjasari, Kab Bandung, Selasa (15/5/18). by HMC

ARJASARI – Petani seringkali hanya mengandalkan hasil pertanian sebagai sumber penghasilan utama, dan tidak memiliki usaha lain sebagai tambahan.

“Kurangnya pembinaan, serta ketiadaan modal menjadi faktor utama petani hanya berfokus pada hasil taninya saja,” kata Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 TB Hasanuddin (Kang Hasan), saat mengunjungi kelompok tani di Kampung Pasirbentang, Desa Mekarjaya, Kecamatan Arjasari, Kabupaten Bandung, Selasa (15/5/18).

Menurut mantan anggota Komisi I DPR RI itu, para petani harus memiliki usaha produk turunan dari hasil tani. Oleh karenanya, Kang Hasan akan memberdayakan para petani melalui pembinaan dan pelatihan usaha. Bukan hanya itu, Purnawirawan Jenderal TNI AD itu juga akan membuka akses permodalan bagi para petani tanpa agunan, melalui Bumdes atau koperasi kelompok tani.

“Itu semua ada dalam program kami bernama JabarSeubeuh, agar ketika petani menunggu hasil tani, masih bisa menjalankan usaha lain,” ungkap pria yang juga berasal dari keluarga petani itu.

Kang Hasan menyampaikan, akan terus memperjuangkan kesejahteraan para petani di Jawa Barat, dengan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat. Salah satunya, program presiden Jokowi untuk memberikan izin pengolahan lahan selama 35 tahun untuk petani, melalui lahan Perhutani.

Menurutnya hal itu sebagai solusi bagi para petani yang tidak memiliki lahan untuk digarap. Lahan tersebut nantinya juga bisa diwariskan kepada anak cucunya sebagai lahan garapan.

“Buat saya, ini kesempatan rakyat mendapatkan hak tanah, tidak usah dipolitisir, yang penting rakyat punya tanah, sudah,” tegasnya.

Sementara itu Koordinator Petani Jawa Barat Roni Usman Usmana berharap, di tangan Kang Hasan para petani akan mendapatkan akses yang mudah untuk berkomunikasi dengan pihak-pihak terkait. Terutama masalah permodalan, sebagai dasar untuk memulai usaha bagi para petani, sehingga masyarakat petani bisa lebih sejahtera.

“Selain itu, melalui Kang Hasan, legal formal khususnya di lokasi lahan kehutanan itu betul-betul bisa diterima olah rakyat Jawa Barat,” pungkasnya.

Di tempat yang sama, Kang Hasan juga sempat menyapa masyarakat yang sedang mengikuti pengobatan gratis yang diselenggarakan kader PDI Perjuangan. ***

Berita Terkait