Festival TIK Akrabkan Perangkat Desa dengan IT 260 Desa Sudah Punya Website

Selasa, 12 Desember 2017 | 16:55:44 | Penulis : bale tekno | 223 Kali dilihat

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH,Sip.,M.Si berdialog dengan mahasiswa peserta Festival TIK di Gedung Moch.Toha Soreang, Selasa (12/12/17). by Humas Pemkab Bdg
Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH,Sip.,M.Si berdialog dengan mahasiswa peserta Festival TIK di Gedung Moch.Toha Soreang, Selasa (12/12/17). by Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bandung di Gedung Moch.Toha Soreang, Selasa (12/12/17), dijadikan ajang untuk mengakrabkan perangkat desa di Kabupaten Bandung dalam melakukan tugas pelayanan publik.

Bupati Bandung H. Dadang M. Naser, SH,Sip.,M.Si mengatakan agenda seperti ini yang pertama kalinya dilakukan. Menurutnya, sebagai upaya peningkatan pelayanan publik dan pembangunan Information Communication and Transaction (ICT) di Kabupaten Bandung, pemerintah sudah seharusnya mengaplikasikan ICT tersebut juga dalam pelayanan.

Dikembangkannya ICT dalam wujud 260 website bertujuan untuk mempermudah jalannya komunikasi, informasi juga transaksi untuk pelayanan publik oleh pemerintah, juga aktivitas masyarakat.

“Ini merupakan upaya peningkatan percepatan dalam hal informasi komunikasi dan transaksi. Terhadap pelayanan publik, semua desa dan dinas harus memacu kinerja, tinggal 10 desa lagi akan kita dorong supaya terbentuk juga . Tentu saja proses pelayanan publik akan semakin prima,” ucap Bupati didampingi Kepala Diskominfo Ir. Atih Witarrih,M.Si.

Lebih lanjut Bupati menekankan agar website desa tersebut juga mampu memperkuat program Bandung Seribu Kampung. Selain mempermudah kinerja pelayanan publik, masyarakat yang ingin mendapat pelayanan juga akan akan lebih efektif jika ICT tersebut sudah diterapkan.

“Ke depannya, pemerintah dapat memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Aplikasi yang nantinya akan diterapkan di tiap dinas, kecamatan dan kelurahan, seperti pelayanan APBD, PBB, pelayanan kesehatan dan lainnya,’ harap Dadang.

Bupati berharap dengan diterapkannya ICT di Kabupaten Bandung, pemerintah dan masyarakat bisa bekerja sama untuk memanfaatkannya, termasuk untuk mendongkrak perekonomian Bandung Seribu Kampung yang existing-nya sudah berjalan sebagian.

Ia menyampaikan bahwa penggunaan teknologi informasi merupakan salah satu program prioritas Pemerintah Kabupaten Bandung. Banyak manfaat yang dapat diperoleh dari penggunaan teknologi informasi itu, diantaranya meningkatkan tanggung jawab pemerintah dalam menyediakan pelayanan dan akses informasi bagi masyarakat.

Manfaat lainnya adalah meningkatkan efektivitas dan efisiensi kinerja pemerintahan. Sebab koordinasi serta diskusi dapat dilakukan kapan dan di mana saja tanpa harus berada dalam lokasi yang sama. Sistem pemerintahan juga menurut Dadang akan berjalan transparan dan akuntabel, serta menurunkan biaya operasional pemerintahan, karena sistem administrasi lebih sederhana, efektif, lebih murah, dan cepat.

“Dengan banyaknya manfaat dari teknologi informasi itu lanjutnya, maka sangat rugi jika kita tidak ambil bagian di dalamnya. Siapa pun yang tidak dapat memanfaatkan teknologi ini pasti akan tergilas oleh zaman. Sementara bagi yang dapat memanfaatkannya, pasti akan meraup keuntungan,” tandas bupati.

Kepala Diskominfo Atih Witartih menambahkan, kegiatan yang berlangsung satu hari itu menghadirkan relawan TIK dan pihak dari Telkom University sebagai narasumber dengan pola seminar dan workshop. Kemudian sebelumnya dilakukan juga penilaian lomba website desa.

“Dengan dibangunya aplikasi website desa, kita dorong optimalisasi TIK untuk keterbukaan informasi publik, serta pengembangan potensi desa masing-masing. Juara I diraih oleh Desa Cigentur Kecamatan Paseh, Juara 2 Desa Cipinang Kecamatan Cimaung dan Juara 3 diraih Desa Cibodas Kecamatan Pasirjambu, serta Desa Ciburial Kecamatan Cimenyan sebagai pelopor website desa,” sebut Atih.

Berita Terkait