Bale Kota BandungEntertainmentGaya Hidup

Fim Sundul Gan; The History of Kaskus Tayang Perdana 2 Juni

Sutradara Sundul Gan,  Naya Anindita. ist
Sutradara Sundul Gan, Naya Anindita. ist

Film inspiratif dengan sentuhan komedi yang diadaptasi dari kisah nyata Ken Dean Lawadinata dan Andrew Darwis, pendiri situs forum komunitas terbesar di Indonesia – Kaskus, disutradarai, diperankan dan diproduseri oleh anak muda yang berbakat.

BANDUNG – Kaskus dan 700 Pictures menghadirkan film terobosan barunya “Sundul Gan: The Story of Kaskus”. Film yang bercerita tentang kisah perjalanan Ken Dean Lawadinata dan Andrew Darwis dalam membangun Kaskus dari awal hingga menjadi situs forum komunitas maya terbesar dan Nomor 1 di Indonesia ini bakal tayang perdana di bioskop di seluruh Indonesia pada 2 Juni 2016.

Dalam sebuah acara bincang-bincang bersama mahasiswa yang digelar di Universitas Kristen Maranatha, Bandung, tim produksi film “Sundul Gan: The Story of Kaskus” menyelenggarakan acara meet & greet dengan sutradara film ”Sundul Gan: The Story of Kaskus, Naya Anindita, aktor film “Sundul Gan:The Story of Kaskus”, Albert Halim; dan pendiri Kaskus – Andrew Darwis.

Film “Sundul Gan: The Story of Kaskus” yang disutradarai, diperankan dan diproduseri oleh generasi muda Indonesia, disampaikan dalam bahasa anak muda, dan dipenuhi dengan elemen efek visual, diharapkan dapat menginspirasi generasi muda Indonesia untuk tidak pernah berhenti bermimpi dan selalu bekerja keras dengan semangat tinggi untuk mencapai cita-cita mereka.

Perempuan muda yang kreatif dan penuh semangat hidup, Naya Anindita dipercaya untuk menyutradarai film “Sundul Gan: The Story of Kaskus”. Film ini merupakan film panjang pertama yang ia sutradarai. “Film ‘Sundul Gan – The Story of Kaskus’ adalah sebuah film inspiratif dari, untuk dan bagi generasi muda Indonesia.

Naya bilang ia menghadirkan film adaptasi kisah nyata dua anak muda Indonesia yang sukses membangun situs forum komunitas terbesar di Indonesia dengan cara yang ringan, menggunakan efek visual dan disampaikan dalam bahasa anak muda. Dengan demikian pihaknya berharap film ini dapat diterima dengan baik oleh masyarakat terutama generasi muda dan menginspirasi mereka.

“Dalam pembuatan film ini, aku bertemu dengan banyak orang berbakat dan kami sama-sama menuangkan ide-ide kreatif dan menyatukannya di film ini. ‘Sundul Gan: The Story of Kaskus’ adalah film komedi ringan yang menyentuh dan menceritakan banyak hal tentang persahabatan dan tantangan dalam membuat bisnis baru. Aku berharap film ini dapat membawa elemen baru pada perfilman ber-genre biografi,” ungkap Naya Anindita, sutradara film “Sundul Gan: The Story of Kaskus”.

Albert Halim, aktor pemeran Andrew Darwis dalam film ini mengatakan, bekerjasama dengan Naya adalah pengalaman yang menyenangkan. Masukan dan metode yang Naya terapkan dalam mengarahkan Albert memerankan karakter Andrew, membuat Albert berasa nyaman dan percaya diri dalam memainkan peran tersebut.

“Dari dulu saya sudah menjadi Kaskuser. Jadi senang dapat dipercaya untuk memainkan peran Mimin, tokoh inspirasional bagi kaum muda. Saya merasa beruntung dapat mengetahui dan mempelajari perjalanan Kaskus yang berkembang dari forum kecil menjadi komunitas online terbesar di Indonesia, langsung dari para pendirinya. Sebelum mulai syuting, saya sering bertemu dan mengikuti Andrew untuk mempelajari karakternya. Ia adalah orang yang sangat pintar dan idealis,” ungkap Albert.

Pendiri Kaskus.Andrew Darwis mengatakan semakin banyak dari generasi muda masa kini yang berminat untuk menekuni bidang industri kreatif dan bersama teman-teman mereka membangun perusahaan startup. Didukung dengan kemajuan teknologi, semakin banyak yang melihat kemajuan ini sebagai ‘ladang’ baru untuk memulai bisnis.

“Saya berharap agar film ‘Sundul Gan’ dapat menjadi sebuah referensi bagi anak muda dalam membangun sebuah bisnis baru. Kaskus adalah kisah sukses dua sahabat yang melewati berbagai rintangan untuk dapat sampai pada tahapan ini,” ucap Andrew.

Baginya, “Film ‘Sundul Gan’ ini adalah warisan bagi anak-anaknya dan generasi muda di Indonesia. Ia berharap mereka bisa belajar sesuatu dari film ini. “Saya adalah contoh anak muda yang memiliki impian, melihat peluang dan bekerja keras dalam mewujudkannya mimpi saya,” ujar Andrew.

Kaskus pada awalnya hanyalah sebuah bisnis startup yang kecil namun dengan ketekunan dan kerja keras, dua sahabat itu bisa membangunnya menjadi forum komunitas terbesar di Indonesia. “Jika saya berhasil melakukan ini, maka kamu juga bisa melakukannya!” ujar Ken Dean Lawadinata, pendiri Kaskus.

Untuk kesempatan mendapakan tiket nonton gratis film “Sundul Gan: The Story of Kaskus”, masyarakat dan Kaskuser bisa membeli tiket pre-sale MARKAS[1] pada website resmi Kaskus (www.kaskus.co.id).

Tags
Show More

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker