Frisian Flag Perkuat Program Farmer2Farmer

Senin, 5 Maret 2018 | 16:44:27 | Penulis : bb1 | 146 Kali dilihat

LEMBANG – PT Frisian Flag Indonesia (FFI) memperkuat komitmennya untuk mengembangkan peternak sapi perah di Indonesia melalui program Farmer2Farmer (F2F).

Program F2F ini dengan memberikan pelatihan manajemen bisnis yang komprehensif untuk peternak sapi perah di Lembang Kabupaten Bandung Barat dan Pangalengen Kabupaten Bandung.

DDP Manager and FDOV Project Frisian Flag Indonesia, Akhmad Sawaldi menerangkan, materi manajemen bisnis baru akan mulai diajarkan kepada peserta peternak sapi perah tahun ini untuk menyelesaikan rangkaian pelatihan praktik peternakan sapi perah (GDFP) dalam program F2F.

“Sejak dimulai tahun 2013, program F2F sudah berhasil menjangkau hampir 1.000 peternak sapi perah lokal di Jawa Barat dan Jawa Timur,” ungkap Akhmad pada acara Penutupan Program Farmer2Farmer 2018 di Sindangreret, Cikole, KBB, Senin (5/3/18).

Pihaknya memahami bahwa pengetahuan dan keterampilan GDFP tidak lagi cukup bagi peternak sapi perah untuk mengembangkan praktik peternakan mereka.

“Mereka perlu memahami pengelolaan bisnis dan administrasi agar bisa mengembangkan peternakan sapi perah secara berkelanjutan. Kami percaya pada potensi peternak sapi perah lokal ini. Dengan demikian, kami akan memberikan dukungan secara terus menerus untuk memberdayakan mereka lebih jauh,” kata Akhmad.

Program F2F diawali dengan tujuan untuk mendorong peternak sapi perah lokal menerapkan GDFP secara konsisten dan berkelanjutan. Selain itu, program ini juga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan konsumsi susu masyarakat Indonesia.

Akhmad menjelaskan melalui inisiatif ini, FFI mengembangkan dan menerapkan serangkaian pelatihan intensif serta program pendampingan dan pemantauan. Materi pelatihan GDFP meliputi kesehatan hewan, higienitas pemerahan susu, pemberian pakan dan minum ternak, pengelolaan kesejahteraan hewan, dan sistem pengelolaan limbah.

Untuk lebih memberdayakan peserta F2F, terutama yang telah mengikuti program ini sejak tahun lalu, serangkaian pelatihan bisnis dan administrasi dasar juga akan dilakukan dalam program ini.

“Setelah mendapat tanggapan positif dari peserta F2F, tahun ini kami juga memperluas inisiatif program ke daerah lain, yaitu Blitar dan Tulungagung, Jawa Timur. Kami melihat potensi yang luar biasa di Jawa Barat dan Jawa Timur,” tutur Akhmad

Memasuki tahun ke-6, Farmer2Farmer telah menjangkau hampir 1.000 peternak sapi perah lokal dan mulai menjangkau area cakupan baru. “Sehingga kami memutuskan untuk memperluas inisiatif F2F di provinsi-provinsi ini. Kami bahkan melihat semakin banyak peserta peternak sapi perah wanita di sini, yang menunjukkan bahwa profesi ini telah diterima tanpa batasan gender dan terbukti berkontribusi pada kesejahteraan keluarga,” imbuhnya.

Rangkaian pelatihan dalam program F2F diselenggarakan oleh para ahli berpengalaman dari FFI dan juga para peternak Belanda yang telah sukses, di mana mereka terbang melintasi dunia untuk membimbing peserta F2F. []

Berita Terkait