Gagal Berangkatkan Jamaah, Aset SBL Disita Polda Jabar

Selasa, 30 Januari 2018 | 16:57:46 | Penulis : bb1 | 320 Kali dilihat

Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat ekpos penipuan biro umroh PT SBL, di Mapolda Jabar, Selasa, (30/1/18). by ist
Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat ekpos penipuan biro umroh PT SBL, di Mapolda Jabar, Selasa, (30/1/18). by ist

BANDUNG – Kepolisian Daerah Jawa Barat (Polda Jabar) menyita aset-aset PT. Solusi Balad Lumampah (PT SBL), terkait kasus penggelapan dan pencucian uang pembayaran biaya umrah dan haji.

“Setelah melakukan penangkapan, kemudian dilakukan pemeriksaan dan penyitaan terhadap aset dari bisnis tersebut. Ada tiga rumah di Antapani, satu tanah di Cigadung, dan satu rumah di Dewi Sartika, Kota Bandung,” ungkap Kapolda Jabar Irjen Pol Agung Budi Maryoto saat ekpos di Mapolda Jabar, Selasa, (30/1/18).

Selain rumah, polisi juga menyita satu unit mobil Mercedes, Range Rover EVOQUW, Nissan Navara, Toyota Alphard, Mitsubitshi Pajero, Truk Towing, Honda Mobilio, Honda Jazz, dan Toyota Hiace. Lebih dari itu ada empat motor yakni satu Yamaha X-Max dan tiga unit motor trail berbagai jenis turut diamankan polisi sebagai barang bukti. “Kami juga menyita uang tunai sebesar Rp.1,6 miliar dengan pecahan uang kertas Rp 100 ribu,” sebut Kapolda.

Agung mengatakan pengguna layanan paket promo umrah yang ditawarkan PT SBL sejak awal 2016 hingga Januari 2018 sebanyak 30.237 orang dan calon jemaah haji 117 orang. Namun dalam kurun tersebut yang diberangkatkan baru 17 ribu orang, 12.845 lainnya belum diberangkatkan.

“Total jemaah yang belum diberangkatkan PT. SBL telah menerima uang sebanyak kurang lebih Rp.300 miliar. Uang tersebut telah dipergunakan oleh para tersangka untuk kepentingan pribadi,” bebernya.

Polisi telah menetapkan dua tersangka dalam perkara ini, yaitu AJW selaku pemilik PT. SBL dan ER yang merupakan staf PT. SBL.[]

Kang Hasan Sebut Kasus SBL Penipuan Terjahat Berkedok Agama

Berita Terkait