Gerindra-PKS Koalisi di Pilgub Jabar

Sunday, 18 June 2017 | 12:13:15 | Penulis : bb1 | 156 Kali dilihat

Gerindra-PKS menandatangani nota kesepahaman koalisi untuk Pilgub Jabar di Hotel Sutan Raja Soreang, Sabtu (17/6). by ist
Gerindra-PKS menandatangani nota kesepahaman koalisi untuk Pilgub Jabar di Hotel Sutan Raja Soreang, Sabtu (17/6). by bbcom

SOREANG– Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ingin mengulang kesuksesan Pilkada DKI Jakarta di Pilgub Jabar 2018. Karenanya kedua belah pihak menandatangani nota kesepahaman di Hotel Sutan Raja Soreang, Sabtu (17/6/17). Namun begitu, terkait nama-nama yang akan diusung sebagai Calon Gubernur dan Wakil Gubernur belum muncul karena masih dibahas pada tingkat DPP.

Ketua DPW PKS Jabar Ahmad Syaikhu mengaku koalisi yang dibangun dengan Gerindra dalam rangka mengefektifkan mesin partai untuk memenangkan Pilgub Jabar 2018. Tidak hanya itu, imbuh Syaikhu, ke depan jika terdapat partai politik lainnya yang memiliki misi yang sama dengan PKS dan Gerindra, maka bisa dilakukan koalisi.

“Kalau ada partai lain dengan misi yang sama ingin ikut bergabung, tentu kita akan cari partai lain,” kata Syaikhu kepada wartawan. Menurutnya, koalisi yang dibangun segera ditindaklanjuti dengan kerja nyata yang lebih intensif di tingkat DPD, DPC dan PAC partai di seluruh wilayah Jawa Barat.

Ketua DPD Partai Gerindra Mulyadi mengklaim hubungan koalisi dengan PKS sudah seperti sekutu yang tidak bisa dipisahkan. Adapun terkait dengan upaya membuka peluang komunikasi dengan partai lain, kata Mulyadi, hal itu bisa saja terjadi menjelang Pilgub Jabar.

Disinggung tentang pertemuan Partai Gerindra dengan Partai Golkar, menurut Mulyadi hal itu merupakan upaya menggali kesepahaman dalam menghadapi pemilihan mendatang.

Dia bilang bagi partai Pilgub Jabar adalah sasaran antara, untuk meraih sasaran utama yaitu Pilpres 2019. Kemenangan Pilgub DKI Jakarta beberapa waktu lalu diharapkan mampu meningkatkan semangat untuk memenangkan Pilgub Jabar.

Terkait dengan nama-nama yang akan diusung sebagai cagub/cawagub, Syaikhu mengatakan pihaknya masih menunggu keputusan dari DPP yang tengah memproses nama-nama yang akan diusung maju. “Belum ada keputusan SK yang final tentang kandidat yang akan maju,” tukasnya.

Pihaknya pun akan melihat penerimaan publik untuk menentukan siapa yang akan diusung sebagai cagub dan cawagub, yang terpenting adalah meraih kemenangan di Pilgub Jabar. “PKS dan Gerindra tidak masalah menjadi nomor satu atau dua. Kita akan bicarakan,” ungkapnya.

Ketua DPD Gerindra Jabar Mulyadi menambahkan formulasi siapa yang akan maju sebagai cagub atau cawagub dari PKS atau Gerindra masih cair. Saat ini pihaknya masih memproses siapa yang terbaik bisa ditempatkan. Bahkan, ketika ditanya apakah Mulyadi dan Ahmad Syaikhu bisa jadi pasangan calon di Pilgub Jabar, ia mengaku hal itu bisa saja terjadi.

Sekjen DPP Partai Gerindra Ahmad Muzani mengatakan sampai saat ini Ketua Umum Prabowo Subianto belum mengambil keputusan untuk menentukan nama siapa yang akan dicalonkan pada Pilgub Jabar. Dengan jumlah kursi yang hanya 11, ia mengaku partai masih harus membicarakan hal tersebut dengan koalisi. “Bisa Gerindra mengusung calon gubernur,” pungkas Muzani.

Berita Terkait