GP Ansor Cimahi Tidak Main-main Tanggapi Kasus Penganiayaan Ulama NU

Sabtu, 27 Januari 2018 | 22:06:12 | Penulis : bb1 | 536 Kali dilihat

aniayaCIMAHI – Tindakan penganiayayan terhadap ulama KH Umar Basri Pondok Pesantren Al Hidayah di Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung oleh orang tak dikenal, membuat Gerakan Pemuda Ansor menyatakan pihaknya tidak akan main-main dalam hal ini.

Ketua Pimpinan Majelis Dzikir dan Sholawat Rijalul Ansor Kota Cimahi Fitrah Dani Ahmadsyah (30) menilai tindakan menganiayai ulama merupakan perbuatan terkutuk.

“Kami Gerakan Pemuda Ansor & Banser sebagai benteng pengawal para ulama, siapa yang mengganggu para ulama, maka hukumnya wajib bagi kami untuk mengawalnya” tegas Fitrah dalam rilisnya.

Pihaknya meminta pihak keamanan harus cepat menangkap pelaku. Ia menandaskan kalau penanganan kasus ini sampai lelet penuntasannya, GP Ansor akan bergerak menyisir.

“Kami, menyerukan kepada aparat kepolisian untuk mengusut pelakunya sampai dapat dalam waktu 1×24 jam. Kalau tidak tertangkap, kami akan bergerak mengintruksikan Ansor dan Banser se-Kota Cimahi,” tegasnya.[]

Berita Terkait