Gubernur Tinjau Lokasi Puting Beliung Rancaekek yang Merusak 738 Rumah

Senin, 14 Januari 2019 | 16:45:13 | Penulis : bb5 | 91 Kali dilihat

Gubernur Jabar Ridwan Kamil meninjau korban bencana angin puting di Komplek Perum Rancaekek Permai 2, Desa Jelegong Kec Rancaekek Kab Bandung, Senin (14/1/19). by Humas Jabar

RANCAEKEK – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meninjau korban bencana angin puting di Komplek Perum Rancaekek Permai 2, Desa Jelegong Kecamatan Rancaekek Kabupaten Bandung, Senin (14/1/19).

Kedatangan Gubernur bersama Ketua TP PKK Jabar Atalia Praratya, dan didampingi Wakil Bupati Bandung Gungun Gunawan, selain memberi dukungan moril juga menyerahkan bantuan logistik dan untuk renovasi rumah yang porak poranda diterjang angin puting beliung hari Jumat lalu.

“Hari ini saya hadir memberi dukungan moril dan ikut bersimpati. Saya juga membawa simbolis bantuan sesuai kebutuhan dan tolong didistribusikan secara adil. Setelah itu kita ngebut memperbaiki rumah yang rusak,” kata Ridwan Kamil di Posko Bencana Masjid Al Ikhlas Komplek Perum Rancaekek Permai.

Emil meminta Camat Rancaekek mendata kembali secara rinci rumah yang rusak parah, sedang dan ringan. Pihaknya akan merekonstruksi rumah rusak yang kebanyakan ada pada bagian atap.

“Bagi yang atap rumahnya rusak, kami akan bantu dengan genteng nanti camat harus dihitung mana yang kerusakan atapnya parah sedang dan ringan, dananya akan disesuaikan dengan kebutuhan,” ujar Emil.

“Kita memang ada anggaran tak terduga seperti yang sudah dibantu di Kota Bogor dengan kejadian serupa,” lanjutnya.

BPBD Jabar mencatat angin puting beliung yang melanda kawasan Rancaekek terjadi di desa Bojongloa, desa Jelegong, desa Rancaekek Wetan dan desa Kecana. Dilaporkan sebanyak 738 rumah rusak dengan jumlah Kepala Keluarga 753. Korban keseluruhan mencapai 2.567 jiwa, 1 luka berat yang kini masih dirawat di RSHS dan 7 orang sudah dibolehkan pulang.

“Saya mengapresiasi BPBD Provinsi dan Kabupaten Bandung yang sudah responsif tanggap dan sigap,” ucap Emil.

Emil mengungkapkan, masyarakat Jabar perlu mewaspadai bencana alam khususnya angin puting beliung yang sulit diprediksi kemunculannya. Biasanya angin puting beliung terjadi di dataran rendah seperti persawahan.

“Tanda-tandanya biasanya cuaca dan suhu yang berubah drastis, masyarakat harus waspada,” jelasnya.***

Berita Terkait