Hardiknas 2018: Tak Hanya Siswa, Semua Kita Wajib Belajar & Kembangkan Kemampuan

Kamis, 3 Mei 2018 | 08:00:01 | Penulis : bb5 | 108 Kali dilihat

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan memberikan bantuan pendidikan saat peringatan Hardiknas 2018 di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Rabu pagi (2/5/18). by Humas Pemprov Jabar.

BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, program wajib belajar jangan hanya diikuti para siswa. Semua kita wajib belajar dan mengembangkan kemampuan sesuai dengan tuntutan zaman.

Hal tersebut diungkapkan Aher saat peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2018 Tingkat Provinsi Jawa Barat di Lapangan Gasibu, Kota Bandung, Rabu pagi (2/5/18).

“Jangan mengatakan bahwa yang wajib belajar adalah para siswa, hari ini situasinya lain,” tukas Aher. “Seluruh pengajar secara khusus dan semua kita secara umum wajib mengembangkan, melakukan pembelajaran, mengembangkan kemampuan yang dilakukan hari ini,” imbuhnya.

Untuk itu, pada kesempatan ini, gubernur mengajak para tenaga pendidik meningkatkan kemampuan dan pengetahuannya sesuai dengan tuntutan zaman, revolusi industri generasi keempat. Aher bilang, zaman sekarang adalah zaman paling modern yang serba teknologi atau digital, sehingga kemampuan tenaga pendidik pun harus disesuaikan.

“Maka pendidikan yang disiapkan saat ini adalah pedidikan yang tentu cocok dengan dengan tuntutan zaman saat ini,” tandasnya.

Hari Pendidikan Nasional yang diperingati setiap tahun, diharapkan bisa menjadi pendorong untuk memajukan dunia pendidikan Indonesia. Menurut Aher, pendidikan bisa mengubah masa depan dan memajukan kaum suatu bangsa.

“Tidak ada negara manapun di dunia ini yang maju, kecuali kemajuannya itu didahului oleh hadirnya masyarakat terdidik; para pelajar, mahasiswa yang profesional yang handal, berkarakter, sesuai dengan tuntutan zaman,” kata dia.

Aher menambahkan, dimasa kepemimpinannya peningkatan kualitas maupun kuantitas pendidikan di Jawa Barat cukup signifikan. “Jawa Barat bersyukur terkait dengan pendidikan ini hadir kemajuan yang luar biasa baiknya,” tutur Aher.

Tercatat Angka Partisipasi pendidikan di Jawa Barat pada 2008 sebesar 48%, dan pada 2018 mengalami peningkatan cukup signifikan di angka 81,25%. Kemudian, pada 2008 jumlah siswa SMA/SMK atau sederajat di Jawa Barat sebesar 840.000 siswa/i dan pada 2018 meningkat tajam menjadi 2,1 juta siswa/i.

Sementara dari sisi Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Jawa Barat pada 2008 ada di posisi 16 dari seluruh provinsi. Dan pada 2018 IPM Jabar ada di posisi sepuluh 10 besar. “Ini semua berkat kerja keras kita semua, masyarakat Jawa Barat,” ucap Aher.

Pada peringatan Hardikas kali ini, Pemprov Jawa Barat memberikan bantuan pendidikan untuk SMA/SMK atau sederajat di Jawa Barat. Gubernur Aher memberikannya secara simbolis kepada penerima bantuan, diantaranya:
1. Paket Pemberian Bantuan Komputer Client untuk SMA di Jawa Barat sebanyak 2.540 unit bagi 127 sekolah, masing-masing 20 unit senilai Rp25.400.000.000,00;
2. Paket Pemberian Bantuan Komputer Server untuk SMA di Jawa Barat sebanyak 127 unit bagi 127 sekolah senilai Rp2.286.000.000,00;
3. Paket Pemberian Bantuan Smaftboard untuk SMA di Jawa Barat sebanyak 100 unit bagi 100 Sekolah senilai Rp13.300.000.000,00;
4. Paket Pemberian Bantuan Mebelair Kelas & Kantor untuk SMA di Jawa Barat bagi 115 sekolah untuk 2 ruang senilai Rp9.937.000.000,00;
5. Paket Pemberian Bantuan Alat Peraga IPA untuk SMA di Jawa Barat sebanyak 24 paket bagi 24 sekolah senilai Rp2.244.000.000,00;
6. Paket Pemberian Bantuan Beasiswa PAGM senilai Rp13.546.000.000,00;
7. Paket Pemberian Bantuan Hibah Pendidikan Di Luar Domisili (PDD) di Jawa Barat sebanyak 3 paket bagi 3 PTN senilai Rp184.547.000.000,00;
8. Paket Pemberian Bantuan Printer untuk SLB Negeri di Jawa Barat sebanyak 310 unit bagi SLB se-Jawa Barat senilai Rp3.100.000.000,00;
9. Paket Pemberian Bantuan Kursi dan Meja Siswa Untuk SLB Negeri di Jawa Barat sebanyak 750 unit bagi 750 SLB Negeri senilai Rp1.042.500.000,00;
10. Paket Pemberian Bantuan Ruang Kelas Baru untuk SLB Negeri di Jawa Barat sebanyak 2 Lokasi bagi 5 SLN Negeri senilai Rp1.000.000.000,00;
11. Paket Pemberian Bantuan Aula Serba Guna untuk SLB Negeri di Jawa Barat sebanyak 3 Lokasi bagi 3 SLB Negeri senilai Rp3.000.000.000,00;
12. Paket Pemberian Bantuan Infrastruktur untuk SLB Negeri di Jawa Barat sebanyak 5 Lokasi bagi 5 SLB Negeri senilai Rp1.000.000.000,00;
13. Paket Pemberian Bantuan Komputer Client untuk SMA di Jawa Barat sebanyak 2.540 unit bagi 127 sekolah masing-masing 20 unit senilai Rp25.400.000.000,00;
14. Bantuan Gubernur Jawa Barat Berupa Peralatan Simulator untuk SMK Negeri 2 Kabupaten Subang pada Jurusan Nautika Kapal Niaga senilai Rp2.508.000.000,00;
15. Bantuan Gubernur Jawa Barat Berupa Peralatan Simulator untuk SMK Negeri 1 Mundu Kabupaten Cirebon pada Jurusan Nautika Kapal Niaga senilai Rp3.217.000.000,00;
16. Bantuan Gubernur Jawa Barat untuk RKB SMK di Lingkungan PGRI sebanyak 1 lokasi senilai Rp1.000.000.000,00; dan
17. Bantuan Gubernur Jawa Barat untuk RKB SMK di Lingkungan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) sebanyak 1 lokasi senilai Rp1.000.000.000,00.

Selain itu, diberikan pula penghargaan kepada Juara 1 Southeast Asian Creative Camp 2018 kepada SMK AL Wafa Ciwidey, Kabupaten Bandung.***

Berita Terkait