Heboh Viral Video Pasien BPJS Sakit Jantung Ditolak RS Kebonjati

Sabtu, 21 Juli 2018 | 09:30:19 | Penulis : bb1 | 1147 Kali dilihat

BANDUNG – Masih banyak beredar kabar, pasien BPJS Kesehatan ditolak dirawat di rumah sakit rujukan terdekat, dengan alasan kamar penuh. Terlebih lagi bagi pasien BPJS Kes kelas III. Mendapati kondisi semacam ini, pasien tidak bisa berdaya, pasrah adanya.

Ada yang pulang lagi ke rumahnya, ada yang dirujuk ke rumah sakit lain, tapi rumah sakit itu lebih jauh dari rumahnya atau bahkan terpaksa harus membayar kamar rawat inap karena tidak ter-cover oleh BPJS.

Dengan percaya tidak percaya, pasien harus menerima alasan kamar penuh dari pihak rumah sakit. Setengah tidak percaya, karena tidak ada transparansi apakah betul meyakinkan pasien bahwa kamar rawat inap penuh. Namun kali ini dibuktikan melalui rekaman video salah seorang ibu dari keluarga pasien.

Seperti Sabtu (21/7) pagi ini bisa jadi salah satu bukti, beredar di media sosial sebuah rekaman video yang menunjukkan keluarga pasien mengamuk, karena pasien keluarganya ditolak Rumah Sakit Kebon Jati Bandung dengan alasan kamar penuh. Setelah ditelusuri, rekaman video itu diunggah di youtube sejak Jumat 13 Juli 2018.

Ceritanya, si ibu yang merekam video tersebut mengetes pihak rumah sakit. Saat si ibu mengaku pasien BPJS, petugas rumah sakit bilangnya kamar penuh.

“Tapi saat saya bilang ke petugas rumah sakit itu, ya sudah kalau begitu saya pakai umum, saya bayar, eh langsung kamar ada,” ungkap si ibu.

Keluarga pasien pun kesal dan membuat keributan, karena kondisinya pasien dalam keadaan darurat, sampai ada membuat video dengan tulisan judul ; RS Kebon Jari Bandung, Pasien BPJS=Kamar Penuh, Pasien Bayar= Kamar Ada.

Setting rekaman video diambil di Ruang IGD, Instalasi Radiologi. Seorang ibu merekam kejadian di rumah sakit di malam hari. “Ini urusannya nyawa, darurat penyakit jantung. Tapi penjaga rumah sakit malah bilang, kalau untuk pasien BPJS kamar penuh, tapi begitu kontan membayar, kamar tersedia. Luar biasa, rumah sakit macam apa ini?” kata si ibu di rekaman video yang jadi viral itu.

Di akhir rekaman, para keluarga pasien itu balik lagi entah menuju kemana, dengan dihadang lima penjaga rumah sakit.***