INAPGOC Sosialisasi Asian Para Games 2018 di Bandung

Sabtu, 23 Desember 2017 | 16:29:09 | Penulis : bb1 | 274 Kali dilihat

Para nara sumber sosialisai Asian Para Games APH 2018 di Trans Studio Mall Bandung, Sabtu (23/12/17). by iwa/bbcom
Para nara sumber sosialisai Asian Para Games APH 2018 di Trans Studio Mall Bandung, Sabtu (23/12/17). by iwa/bbcom

BANDUNG – Indonesia bersiap jadi tuan rumah Asian Para Games (APG) 2018. Sekitar 3.000 atlet penyandang disabilitas dan official dari 43 negara di Asia anggota dari Asian Paralympic Committee akan berlaga selama delapan hari.

“18 cabang olahraga dengan 582 nomor pertandingan akan dilagakan selama delapan hari pada 6 sampai 13 Oktober tahun depan,” kata Ketua Panitia APH 2018 Nur Cahyadi di Trans Studio Mall Bandung, Sabtu (23/12/17).

Cahyadi mengatakan, sebagaimana Asian Games 2018 yang sudah memulai beragam aktivitas persiapan, begitu pula Indonesia 2018 Asian Para Games Organizing Committee (INAPGOC) yang saat ini sudah melakukan beberapa tahap persiapan untuk APG 2018 mendatang.

“Persiapan juga termasuk diantaranya melakukan sosialisasi, seperti yang saat ini sedang dijalankan pada 20 titik di 16 kota di Indonesia,” kata dia.

Cahyadi menambahkan, sosialisasi yang diIakukan di 20 titik di 16 kota ini, merupakan sosialisasi awal. Sebab hingga penyeIenggaraan APG di 2018, INAPGOC akan terus menginformasikan kepada masyarakat Indonesia mengenai APG 2018.

“Jadi nantinya pengetahuan masyarakat mengenai APG 2018 semakin tinggi dan kemudian tertarik untuk mengapresiasi kegiatan ini dengan menyaksikan Iangsung maupun tidak langsung,” imbuhnya.

Selain itu, Asian Para Games ini nantinya akan diadakan di kompleks GeIora Bung Karno Senayan, ditunjuknya Indonesia sebagai tuan rumah APG 2018 juga diharapkan dapat meninggalkan warisan, baik fisik maupun non-fisik.

“Indonesia ini adalah negara pertama di Asia Tenggara yang terpilih untuk menyeIenggarakan Asian Para Games, dan kesempatan ini menjadi salah satu implementasi dari Undang-undang No. 8 Tahun 2016 mengenai Penyandang Disabilitas,” paparnya.

Tahapan persiapan yang saat ini tengah berlangsung tambah Cahyadi, adalah perbaikan fasiIitas olahraga dan asrama atlet yang memanfaatkan fasiIitas yang sudah ada di wilayah Kemayoran.

“Beberapa renovasi akan dilakukan untuk memenuhi setiap kebutuhan pertandingan yang menyesuaikan dengan kebutuhan para atIet, seperti elevator dan kamar mandi yang dapat mudah diakses oIeh kursi roda,” pungkasnya.

Berita Terkait