Bale JabarPamong

Jabar Tetapkan Siaga Darurat Bencana Banjir dan Longsor

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meninjau lokasi terparah bencana banjir bandang di Kec Tarogong Kidul, Kab Garut Rabu (21/9).by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan meninjau lokasi terparah bencana banjir bandang di Kec Tarogong Kidul, Kab Garut Rabu (21/9).by Humas Pemprov Jabar

GESAT – Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan menyatakan 27 kabupaten/kota di Jawa Barat dalam keadaan siaga darurat bencana banjr dan tanah longsor. Pernyataan ini tertuang pada surat penetapan bernomor 362/kep.1024-BPBD/2017 dan ditandatangani 30 Oktober 2017.

“Provinsi Jawa Barat dalam keadaan siaga darurat bencana alam banjir dan tanah longsor, terhitung mulai tanggal 1 November 2017 sampai dengan 31 Mei 2018,” kata Aher di Gedung Sate, Selasa (15/11/17).

Menurutnya, penetapan status darurat ini kelak akan berpengaruh pada kemudahan administrasi dan mekanisme penggunaan anggaran untuk penanggulangan bencana.

Diungkap Aher, status ini memperhatikan Laporan Bencana Banjir dan Bencana Tanah Longsor di Provinsi Jabar dari 1 September – 18 Oktober 2017, hasil resume rapat koordinasi antara Pemprov Jabar dengan para pemangku kepentingan dan instansi terkait pada 19 Oktober 2017, serta Surat Kepala Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika Stasiun Geofisika Klas I Bandung, tanggal 23 Oktober 2017 tentang Informasi Prakiraan Curah Hujan dan Musim.

“Saya minta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jabar dan kabupaten kota se-Jabar untuk melaksanakan upaya-upaya kesiapsiagaan keadaan darurat, sehingga mampu meminimalisasi potensi dampak bencana melalui penanganan yang bersifat cepat, tepat dan terpadu, seusai ketentuan peraturan perundangan,” ucap gubernur.

Untuk itu, Aher menghimbau kepada kepala daerah kota kabupaten se-Jabar untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan tindakan-tindakan preventif yang diperlukan.

“Kepada masyarakat saya berpesan untuk selalu berwaspada mengingat rekomendasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sampai bulan Mei 2018 curah hujan di berbagai daerah di Jabar cukup tinggi,” pesannya.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close