Jadi Saksi di Tipikor, Sebagian Kadis Tak Hadiri Rapat Pertama Bupati Umbara

Senin, 24 September 2018 | 19:11:28 | Penulis : bb1 | 201 Kali dilihat

Sidang kasus korupsi mantan Bupati Bandung Barat Abubakar di PN Tipikor Bandung.

NGAMPRAH – Sebagian kepala dinas yang menjabat di Pemerintah Kabupaten Bandung Barat terpaksa meninggalkan rapat perdana bersama Bupati Bandung Barat Aa Umbara Sutisna, Senin (24/9/18).

Para kadis itu tengah menjalani sidang lanjutan sebagai saksi kasus operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang melibatkan mantan Bupati KBB, Abubakar dan sejumlah kepala dinas di Pengadilan Tipikor PN Bandung.

Beberapa kadis yang menjadi saksi persidangan terdakwa mantan Kepala Bapeda Adiyoto, Weti Lembanawati mantan Kepala Dinas Perdagangan dan mantan Bupati Bandung Barat Abubakar itu antara lain Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Ade Zakir, Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Undang Chusni Thamrin, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Iing Solihin, Kepala Dinas UMKN Ade Wahidin, dan Kepala Inspektorat Yadi Azhar.

Sementara dalam rapat pertama itu, Bupati Umbara meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemkab Bandung Barat untuk melaksanakan program kerja 100 hari sebagaimana janji politik selama kampanye.

“Saya ingin Bandung Barat Lumpat. Jadi, kita harus berusaha semaksimal mungkin dengan memberikan pelayanan terbaik pada masyarakat,” kata Aa ketika memimpin briefing staf pertamanya bersama seluruh Kepala OPD di Ruang Rapat Bupati Bandung Barat.

Umbara meminta seluruh OPD bekerja lebih baik lagi dalam menjalankan seluruh program yang telah direncanakan. “Untuk jangka pendek, saya minta seluruh OPD ikut mensukseskan program kerja 100 hari kerja bupati dan wakil bupati yang telah dirancang melalui pelaksanaan program menjadi sebuah produk ril melalui data yang valid, bukan hanya laporan tertulis semata,” tandasnya. ***

KPK Tetapkan Bupati KBB Tersangka Suap