Bale Kab BandungPeristiwa

Jalan Antar Kampung di Kutawaringin Amblas Sedalam 4 Meter

Tanah amblas sedalam 4 meter berdiameter 4 meter terjadi di Jl Cantilan Gunung Pancir, Kampung Parungpasang, RT01 RW 09 Desa Jelegong Kec Kutawaringin Kab.Bandung, sekitar pukul 13.00 WIB, Minggu (9/12/18). by asd

KUTAWARINGIN – Tanah amblas sedalam 4 meter berdiameter 4 meter terjadi di Jl Cantilan Gunung Pancir, Kampung Parungpeusing-Cijembel, RT01 RW 09 Desa Jelegong Kec Kutawaringin Kab.Bandung, sekitar pukul 13.00 WIB, Minggu (9/12/18).

Beruntung tidak ada korban jiwa maupun luka saat jalan ini amblas. Namun untuk sementara akses jalan antar kampung di lokasi kejadian terputus sehingga warga harus berkeliling cukup jauh lagi untuk mencari jalan alternatif.

Jalan Cantilan yang cukup strategis dan banyak dilintasi warga itu berstatus jalan kabupaten. Kini jalan yang amblas itu dipasangi garis polisi. Pemerintahan Desa Jelegong yang langsung menuju ke tempat kejadian sudah melaporkannya ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kab Bandung dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kab Bandung.

Menurut Sekretaris Desa Jelegong Dian Farid, tanah amblas memang sudah beberapa kali terjadi di sekitar areal kampung tersebut. Sekdes bilang, dahulu di kampung itu sempat dijadikan daerah galian untuk keperluan tanah lempung sebagai bahan baku keramik.

Namun industri keramik itu kini sudah tutup sejak tahun 1990 karena bangkrut. Hanya tinggal menyisakan sejumlah lubang galian bahkan sampai ada yang menjadi gua, yang diabaikan begitu saja oleh para penggalinya.

“Kejadian tanah amblas ini bukan pertama kalinya. Sekitar lima bulan yang lalu juga memang terjadi hal yang serupa, kira-kira 200 meteran dari lokasi ini, cuma tidak sebesar yang sekarang. Bahkan diprediksi pastinya ada tanah amblas lagi di titik-titik yang lain, seperti di sepanjang Jalan Cantilan ini,” ungkap Dian kepada Balebandung.com.

Karena itu pihaknya bersama masyarakat setempat berharap agar Pemkab Bandung dapat mengantisipasi kejadian serupa di kemudian hari. “Harus ada penanganan yang intensif dari Pemkab Bandung untuk mengantisipasinya. Jangan sampai kejadian serupa terjadi di kemudian hari, bahkan dapat dikhawatirkan menimbulkan korban,” tandas sekdes.

Atas kejadian ini, kata Dian, Dinas PUPR Kab Bandung segera menindaklanjutinya untuk segera melakukan perbaikan. ***

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker