Bale Kab BandungPolitik Kab Bdg

Jelang Pilkada, Nasdem Kab Bandung Ajak Parpol Kawal APBD

Ketua DPD Partai NasDem Kab Bandung Agus Yasmin.

SOREANG, Balebandung.com – Jelang Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Bandung 2020, Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten Bandung Agus Yasmin mengajak para pengurus partai politik lain yang ada di Kab Bandung untuk mulai memfokuskan perhatiannya dan mengawal APBD Kab Bandung 2019/2020.

Menurut Agus hal ini penting , terutama parpol yang punya anggota legislatifnya di DPRD Kab Bandung, dalam rangka pelaksanaan Pilkada Kab Bandung yang tahapannya mulai dilaksanakan pada Oktober 2019.

“Perlu mendapat pendalaman dan perhatian semua ketua partai dan para anggota legislatif DPRD Kabupaten Bandung, bahwa meskipun pelaksanaan tahapan Pilkada Kabupaten Bandung dari KPUD diperkirakan muali berjalan pada bulan Oktober 2019, namun sejatinya kita harus sudah memulai sejak saat ini, karena sedang disusun KUA/PPAS 2020 kemudian perubahan anggaran 2019,” ungkap Agus, Selasa (18/6/19).

Menurutnya, jika dua kegiatan perencanaan yaitu Kebijakan Umum Anggaran/Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA/PPAS) 2020 dan APBD Perubahan 2019 itu lepas dari sikap kritis parpol lain yang di luar parpol penguasa, maka kembali keseimbangan kemampuan calon dalam hal dana terjadi sebagaimana Pilkada 2015 yang lalu di Kab Bandung.

Pada Pilkada Kabupaten Bandung yang lalu, ungkap Agus, calon kepala daerah dari partai lain bertumpu pada kemampuan terbatas. Di sisi lain ada yang atas nama pemerintah, bisa maksimal menggunakan APBD.

“Jadi, sangat elok jika legislator yang ada di DPRD Kabupaten Bandung sekarang juga berpikir kreatif dan progresif untuk kritis menyusun pokok pokok pikiran dengan menahan laju beberapa program bantuan keuangan atau mencermati dan mengawasi instrumen pelaksanaan dengan sangat terbuka mengajak semua kekuatan masyarakat dan struktur partainya sampai lapis akar rumput,” kata Kang AY, sapaan Agus Yasmin.

Pihaknya berharapa Pilkada 2020 di Kab Bandung mampu melahirkan kepemimpinan yang inovatif, mandiri dan punya karakter. “Bukan pemimpin yang tidak memiliki kemerdekaan dan terkooptasi dalam setiap langkahnya,” tukas Kang AY.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close