Bale Kota Bandung

Jenguk Anak Penderita Pneumonia, Oded Minta Warga Setop Bakar Sampah

Wali Kota Bandung Oded M. Danial menjenguk pasien penderita penyakit pneumonia, Maqeela Tavisha (2) di RS Advent Bandung, Selasa (30/4/19). by Humas Pemkot

BANDUNG, Balebandung.com – Wali Kota Bandung Oded M. Danial meminta warga menyetop penanganan sampah dengan cara membakar. Soalnya asap pembakaran sampah berbahaya bagi kesehatan.

“Saya mengimbau kepada masyarakat Kota Bandung agar tidak ada lagi metode penanganan sampah dengan cara dibakar,” ujar Oded usai menjenguk pasien penderita penyakit pneumonia, Maqeela Tavisha (2) di RS Advent Bandung, Selasa (30/4/19).

Pneunomia merupakan proses radang akut pada jaringan paru, sehingga menyebabkan kantung udara di dalam paru meradang dan membengkak. Kondisi kesehatan ini sering kali disebut dengan paru-paru basah, sebab paru-paru bisa saja dipenuhi dengan air atau cairan lendir.

Selain mengajak masyarakat untuk menyetop pembakaran sampah, Oded juga menyampaikan rasa empati kepada Tavisha, penderita pneumonia terdampak dari pembakaran sampah.

Sebagai solusi, Oded menyebutkan pengelolaan sampah di Kota Bandung sejatinya ada cara lain lewat beberapa program pemkot. Seperti misalnya sampah organik yang dapat diolah melalui metode biodigister. Sedangkan sampah anorganik bisa diolah melalui bank sampah.

Selain itu, Pemkot Bandung juga memiliki program Kang Pisman (Kurangi – Pisahkan – Manfaatkan) untuk proses penanggulangan sampah. “Saya kira itu langkah Pemerintah Kota Bandung untuk menghilangkan metode penanganan sampah dengan cara dibakar,” kata dia.

Larangan membakar sampah sudah tertuang dalam UU No18/2008 tentang Pengelolaan Sampah dan Perda Kota Bandung No. 5/2005 tentang Pengendalian Pencemaran Udara.

Maqeela Tavisha (2) adalah warga Jalan Cisitu Indah No VI, Bandung yang didiagnosa menderita penyakit pneunomia. Diduga penyebabnya dari asap pembakaran sampah yang kerap terjadi di sekitar rumahnya.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close