Bale JabarBale PiknikDestinasi

JTX 2016, Jabar Andalkan Gurilaps Jadi Primadona Pariwisata

Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berpoto bareng usai membuka event JTX2016 di Grand Ballroom Intercontinental Hotel,Dago Pakar, Bandung, Selasa (24/5) malam. by Humas Pemprov Jabar
Gubernur Jabar Ahmad Heryawan berpoto bareng usai membuka event JTX2016 di Grand Ballroom Intercontinental Hotel,Dago Pakar, Bandung, Selasa (24/5) malam. by Humas Pemprov Jabar

BANDUNG – Pemerintah Provinsi Jawa Barat kembali menggelar event promosi dan pemasaran pariwisata dalam Jabar Travel Exchange atau JTX XVIII/2016. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan membuka event yang dihadiri para pelaku bisnis pariwisata internasional ini di Grand Ballroom Intercontinental Hotel, Jl. Resort Dago Pakar Raya 2B Dago Pakar, Bandung, Selasa (24/5/16) malam.

Dalam event ini hadir delegasi dari 17 negara, termasuk di dalamnya 80 perusahaan dari Jabar dan luar provinsi yang akan menjual produk pariwisatanya kepada 140 pembeli dari mancanegara dan domestik. Event ini akan digelar 24 – 26 Mei 2016.

Gubernur Ahmad Heryawan mengatakan, event tahunan JTX ini merupakan langkah strategis yang dilakukan pihaknya dalam meningkatkan kunjungan wisata ke Jabar. Terlebih lagi Jabar memilki sekitar 350 buah potensi wisata buatan, yang terdiri dari gunung, rimba, laut, air, pantai, sungai, dan seni budaya atau disingkat “Gurilaps” serta budaya “Someah Hade ka Semah” atau ramah kepada tetamunya.

“Saya memandang penting kegiatan ini sebagai salah satu upaya promosi dan marketing sektor pariwisata Jawa Barat. Lebih jauh lagi upaya strategis yang terkandung dalam event JTX ini adalah bertumbuhnya tiga pelaku utama dalam kepariwisataan, yaitu pemerintah sebagai penyelenggara administrasi negara, masyarakat usaha pariwisata sebagai motor penggerak, dan peran masyarakat umum lainnya yang akan memperoleh manfaat secara langsung maupun tidak langsung,” kata Aher dalam sambutannya.

Untuk itu, melalui event ini Aher pun mengajak kepada semua pelaku bisnis pariwisata di Jabar dan luar Jabar untuk memanfaatkan keindahan alam yang ada di Tanah Pasundan ini, serta berharap JTX jadi momentum untuk berpartispasi dalam melanjutkan pembangunan dan meningkatkan jumlah wisatawan ke Jabar. Sebab menurut Aher, dunia pariwisata telah memberikan kontribusi yang besar dalam membangun serta mensejahterakan masyarakat.

Berdasar data yang ada, jumlah wisatawan baik domestik maupun mancanegara yang datang ke Jabar terus meningkat tiap tahunnya. Pada 2015 jumlah wisatawan yang datang ke Jabar mencapai 2 juta orang lebih atau meningkat dibanding tahun 2014 yang mencapai 1,9 juta orang lebih.

Begitu pula dengan jumlah wisatawan nusantara. Kunjungan wisatawan nusantara yang datang ke Jabar pada 2014 mencapai 31,9 juta orang lebih atau meningkat 7 juta orang lebih menjadi 38 juta orang lebih pada tahun 2015 lalu.

“Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan tersebut adalah hasil kerja keras kita semua dalam upaya pengembangan sektor kepariwisataan di Jawa Barat termasuk di dalamnya kegiatan promosi dan markering kepariwisataan,” ungkap gubernur.

Dalam event JTX 2016 ini akan digelar pula kunjungan wisata yang terbagi dalam 2 program tur, yaitu pre dan post tour. Pre-Tour akan dilaksanakan pada 24 Mei. Tur ini khusus untuk pembeli dari luar negeri, terdiri dari 2 pilihan program yang dapat dipilih, yaitu tur ke utara diantaranya mengunjungi Tangkuban Parahu dan Ciater atau tur ke selatan untuk mengunjungi Kawah Putih.

Sedangkan Post-Tour akan dilaksanakan pada 26 Mei, khusus bagi pembeli domestik. Dalam tur ini juga ditawarkan 2 pilihan program, yaitu tur di dalam Kota Bandung atau tur ke kawasan utara kota.

Turut hadir dalam acara pembukaan ini Penasihat Menteri Pariwisata, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Jabar, Ketua Kadin Jabar, para pejabat terkait lainnya di lingkungan Pemprov Jabar dan badan pariwisata lainnya, para pelaku atau asosiasi bisnis pariwisata yang ada di Jabar, Ketua Panitia JTX 2016 dan jajarannya, serta para tamu undangan.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close