Kang Cucun; “Mohon Perketat Keamanan Pondok Pesantren!” Soal Penganiayaan Ulama NU

Sabtu, 27 Januari 2018 | 21:47:25 | Penulis : bb1 | 406 Kali dilihat

Sekretaris Fraksi PPKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat Halaqoh Kebangsaan di Kantor PCNU Kabupaten Bandung Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Sabtu (27/1/18).
Sekretaris Fraksi PPKB DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal saat Halaqoh Kebangsaan di Kantor PCNU Kabupaten Bandung Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Sabtu (27/1/18).

CIPARAY – Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta kepada aparat keamanan untuk memberikan penjagaan ekstra utamanya kepada pondok pesantren, terlebih di tahun politik seperti saat ini.

Hal itu Cucun sampaikan menanggapi peristiwa naas yang dialami oleh Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hidayah Cicalengka (Santiong). Korbannya KH Umar Basri atau yang lebih dikenal dengan sebutan Ceng Emon.

“Tolong untuk pihak kepolisian untuk segera menindaklanjuti kasus penganiayayan Kyai Emon,” tandas Cucun di sela  Halaqoh Kebangsaan di Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bandung Kecamatan Ciparay, Kabupaten Bandung, Sabtu (27/1/18).

Cucun menilai hal itu akan menganggu stabilitas pihak pesantren. Apalagi yang dianiayai seorang kyai. Sebagai seorang santri dari Ceng Emon sendiri, Cucun mengatakan pihak kepolisian harus sigap untuk menangani kasus itu.

Sebelumnya, penganiayaan terjadi di dalam masjid Al-Hidayah sekitar pukul 05.30 WIB selepas Subuh, Sabtu, (27/01/18). Berdasarkan keterangan, sebelumnya tersangka mengikuti salat shubuh berjamah di masjid. Kemudian setelah salat subuh, para jamaah keluar masjid, sehingga tinggal hanya tersangka dan korban di dalam masjid.

Sesuai dengan kebiasaan korban, lampu masjid dimatikan oleh santrinya. Tiba-tiba tersangka yang mengenakan pakaian kemeja levis langsung menyerang korban secara bertubi-tubi. []

Berita Terkait