Kang Hasan Titip Pendidikan Karakter Di Hadapan Ratusan Wisudawan STKIP Pasundan

Selasa, 8 Mei 2018 | 15:30:53 | Penulis : bb1 | 133 Kali dilihat

Ketua Umum Perhimpunan Alumni Pendidikan Pasundan Indonesia (PAPPI), TB Hasanuddin memberikan motivasi kepada para wisudawan yang lulus dari STKIP Pasundan, saat Wisuda Sarjana XXXIV dan Magister X STKIP Pasundan, di Hotel Harris, Kota Bandung, Selasa (8/5/18). by HMC

BANDUNG – Ketua Umum Perhimpunan Alumni Pendidikan Pasundan Indonesia (PAPPI), TB Hasanuddin atau akrab disapa Kang Hasan, memberikan motivasi kepada para wisudawan yang lulus dari Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Pasundan, pada perhelatan Wisuda Sarjana XXXIV dan Magister X STKIP Pasundan tahun akademik 2017-2018, di Hotel Harris, Kota Bandung, Selasa (8/5/18).

Kang Hasan yang juga pengurus Dewan Pangaping Paguyuban Pasundan menyampaikan, kelulusan merupakan gerbang awal untuk berjuang meraih cita-cita, serta terus mengamalkan ilmu yang didapat selama proses belajar di perkuliahan, sebagai bekal hidup di tengah masyarakat dan memberikan kontribusi terhadap kemajuan bangsanya.

“Para sarjana harus memikirkan setelah lulus apa yang kita kerjakan, terus berkarya dan berjuang untuk NKRI agar lebih baik lagi,” ungkap Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2 itu.

Kang Hasan juga menitipkan, agar para sarjana keguruan tersebut, untuk terus menanamkan nilai-nilai pendidikan berkarakter kepada seluruh generasi bangsa. Menurutnya, pendidikan berkarakter berperan penting, untuk mempertahankan identitas suatu bangsa, baik dari akhlak, kecerdasan intelektual, hingga budayanya.

“Sebagai lulusan STKIP, anda semua adalah calon guru masa depan yang menentukan nasib bangsa, maka pertahanankan pendidikan yang berkarakter, jangan sampai hilang,” tegasnya.

Hal yang sama, disampaikan Ketua Umum Paguyuban Pasundan Didi Turmudzi yang menekankan agar para sarjana memiliki karakter yang pantang menyerah dan pemberani dalam menghadapi tantangan ke depan. Selain itu, dengan persaingan global yang sangat kuat, sarjana juga harus mampu menjadi petarung dan mengalahkan para pesaingnya.

“Jangan jadi beban, tapi jadi solusi bagi setiap persoalan di masyarakat Jawa Barat dan masyarakat Indonesia,” terangnya.

Prof Didi juga menekankan agar lulusan Pasundan memiliki kemandirian ekonomi melalui wirausaha. Menurutnya, dengan berwirausaha, mahasiswa tidak hanya memiliki ekonomi yang mandiri, tetapi juga mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat.

“Sarjana juga harus memiliki budaya bisnis, karena pintu rizki di situ banyak pintunya dan memiliki sifat efisien yakni jangan boros.” pungkasnya. ***

Berita Terkait