Bale Kota BandungEkonomi

Mentan Launching Toko Tani Indonesia Bandung

Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial mendampingi Mentan Andi Amran Sulaiman dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat Launching Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat melalui TTI di Car Free Day Dago, Minggu (15/5). by Meiwan Humas Pemkot Bandung.
Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial mendampingi Mentan Andi Amran Sulaiman dan Gubernur Jabar Ahmad Heryawan saat Launching Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat melalui TTI di Car Free Day Dago, Minggu (15/5). by Meiwan Humas Pemkot Bandung.

BANDUNGWETAN – Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial memberikan bantuan sebanyak 500 bibit pohon produktif kepada masyarakat dalam kegiatan Launching Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat Melalui Toko Tani Indonesia yang dihadiri pula Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman dan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan di Car Free Day Dago, Minggu (15/5/16).

Toko Tani Indonesia (TTI) merupakan program yang digagas Kementerian Pertanian yang bertujuan untuk memangkas proses distribusi bahan pangan dari produsen ke konsumen. Terdapat 1.000 TTI di seluruh Indonesia yang menjual produk pangan yang berkualitas dengan harga terjangkau.

Selama ini, distribusi pangan dari produsen harus melewati 9 titik sebelum sampai ke konsumen. Melalui program ini, rantai ditribusi dipangkas menjadi 3 titik. Harga beli ke petani bisa lebih naik sedangkan harga jual kepada masyarakat bisa lebih turun.

“Kita berupaya merubah struktur pasar yang selama ini sudah terbentuk, di mana rantai pasoknya, supply chain-nya yang terlalu panjang,” ungkap Andi.

Sebagai pimpinan daerah, Oded sangat mendukung program TTI ini untuk menyejahterakan masyarakat. Oded menyatakan bahwa Pemkot Bandung sendiri memiliki program sembako murah untuk para buruh yang juga menggunakan konsep yang sama.

“Kota Bandung juga punya program bekerja sama dengan PD Pasar. Prinsipnya sama dengan TTI ini, yaitu memangkas mata rantai. Kemarin sudah launching harga pangan murah, berkualitas, untuk buruh,” terang Oded.

Program TTI yang diketuai Ketua Komisi IV DPR-RI Edhy Prabowo, telah menggelontorkan dana sebesar Rp 200 juta rupiah untuk satu TTI. Dana tersebut digunakan untuk infrastruktur, modal, dan operasional.

Edhy menyatakan program ini merupakan terobosan yang baik. “Apa yang dilakukan Kementerian Pertanian ini adalah upaya proaktif yang dilakukan oleh pemerintah untuk mendekatkan produsen ke konsumen,” terang Edhy.

Di Jawa Barat terdapat 144 TTI yang tersebar di berbagai daerah. Di Bandung, TTI dapat ditemukan di Pasar Kosambi dan Pasar Ciroyom.

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close