Milu ‘Nandur’ jeung ‘Ngagarit’, Kang Hasan Ingin Petani Makmur dengan Jabar Seubeuh

Senin, 2 April 2018 | 15:13:08 | Penulis : bb1 | 227 Kali dilihat

Cagub Jabar no urut 2 TB Hasanuddin (Kang Hasan) ikut ‘Nandur’ dan ‘Ngagarit’ bersama para petani di Cijeungjing, Kab Ciamis, Senin (2/4/18). by HMC

CIAMIS – Ada yang unik pada kunjungan Tb. Hasanuddin ke kelompok tani di Cijeungjing, Kabupaten Ciamis. Calon Gubernur Jawa Barat nomor urut 2, yang akrab disapa Kang Hasan ini ikut turun ke sawah menanam padi atau disebut dengan istilah ‘Nandur’ dan menggaris pola tanah atau disebut ‘Ngagarit’ dalam bahasa sunda. Kang Hasan memang berlatar belakang petani, terlihat piawai menanam satu demi satu bibit padi.

Pada kesempatan tersebut, Kang Hasan menyampaikan, akan mewujudkan kemakmuran petani di Jawa Barat melalui program Jabar Seubeuh. Program tersebut digulirkan untuk fokus terhadap permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat kalangan bawah seperti petani dan nelayan. Untuk memudahkan para petani, Kang Hasan akan mensubsidi setiap kebutuhan para petani mulai dari pupuk, sarana pertanian hingga bibit tani.

“Petani di Jawa Barat harus mukti, setidaknya petani harus mempunyai kehidupan yang layak dan kebutuhan hidupnya tercukupi,” tandas Kang Hasan saat duduk bersama para petani di Cijeungjing, Kab Ciamis, Senin (2/4/18).

Kang Hasan memaparkan, akan menjaga kestabilan harga pangan seperti beras, sebagai upaya untuk membuat para petani untung dan beras tetap mampu terbeli oleh masyarakat. Menurutnya, seringkali harga jual beras petani justru rendah, sehingga menyebabkan petani merugi.

Oleh karenanya, Kang Hasan berencana mengoptimalkan peran Bulog sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk menampung hasil panen para petani saat hasilnya melimpah, dan menjualnya saat panen tidak memuaskan. Cara tersebut, lanjut Kang Hasan, akan efektif menjaga kestabilan harga beras.

“Saya pastikan, akan mengaktifkan fungsi Bulog secara maksimal, untuk lebih memperhatikan kondisi petani. Ketika padi melimpah, teori ekonominya, harga turun, supaya petani tidak sengsara. Bulog hadir di situ membeli dengan harga yang layak, lalu disimpan, ketika paceklik tiba, baru beras dijual,maka harganya pun stabil,” paparnya.

Selain Jabar Seubeuh, Kang Hasan sempat memaparkan 7 program unggulan lainnya kepada para petani. diantaranya, Bogagawe, Jabar Cageur, Imah Rempeg, Sakola Gratis, Turkamling dan Budaya serta Molototcom.

Sembari makan bersama para petani di tengah sawah, Kang Hasan juga mendengarkan setiap keluhan dan permasalahan yang dihadapi para petani di daerah tersebut.

Masih di tempat yang sama, Kang Hasan melanjutkan kunjungannya ke Gedung Pepabri Kabupaten Ciamis untuk bersilaturahmi dengan para Purnawirawan TNI dan organisasi masyarakat di Kabupaten Ciamis. []

Berita Terkait