MUI Jabar Himbau Warga Jabar Tak Ikut Reuni 212

Jumat, 30 November 2018 | 14:02:30 | Penulis : bb1 | 144 Kali dilihat

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus doa bersama untuk Pemilu Damai 2019, di Ponpes Miftahul Huda Al-Wafa, Desa Kiangroke, Kec Banjaran, Kab Bandung, Jumat (30/11/18). by ist

BANJARAN –┬áMajelis Ulama Indonesia Jawa Barat (MUI Jabar) mengimbau agar masyarakat Jawa Barat tidak berangkat ke Jakarta dalam rangka Reuni 212 pada Minggu 2 Desember 2018. Ketua MUI Jabar KH Rahmat Syafei mengatakan hal itu demi tetap menjga kondusifitas terlebih menjelang Pemilu 2019.

“Kami dari MUI Jawa Barat menghimbau agar warga Jawa Barat tidak berangka ke Jakarta untuk reuni 212. Lebih baik diam di mesjid masing-masing saja, kenapa? demi menjaga kondusifitas,” kata Rahmat kepada wartawan, usai peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, sekaligus doa bersama untuk Pemilu Damai 2019, di Ponpes Miftahul Huda Al-Wafa, Desa Kiangroke, Kec Banjaran, Kab Bandung, Jumat (30/11/18).

Kendati begitu, tukas Rahmat, pihaknya pun tidak melarang jika ada warga Jabar yang berangkat, sepanjang diniatkan untuk menjalankan kewajiban agama. “Mau berangkat juga silahkan, asalkan tetap menjaga kenyamanan bagi masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Pimpinan Ponpes Miftahul Huda Al-Wafa KH Yasin Syaiful Alam menyatakan pihaknya bersama para ormas, tokoh agama dan tokoh pondok pesantren lainnya untuk tidak berangkat ke Jakarta.

“Kami pun tidak ada instruksi dari pusat untuk keberangkatan ke Jakarta. Bahkan kalau ada yang berangkat, kami dari pimpinan pesantren akan menindak,” tandas Yasin. ***

Berita Terkait