Musim Mudik Dinkes dan BPBD Siaga 24 jam

Monday, 19 June 2017 | 12:00:35 | Penulis : bb2 | 49 Kali dilihat

Wakil Bupati Bandung H. Gun Gunawan, S,Si.,M.Si usai Apel Gelar Pasukan Ops Ramadniya Lodaya 2017 di Lapangan Mapolres Bandung di Soreang, Senin (19/6). by Vita Humas Kominfo Kab Bdg
Wakil Bupati Bandung H. Gun Gunawan, S,Si.,M.Si usai Apel Gelar Pasukan Ops Ramadniya Lodaya 2017 di Lapangan Mapolres Bandung di Soreang, Senin (19/6). by Vita Humas Kominfo Kab Bdg

SOREANG – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1438 H, Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten bandung siaga 24 jam memberi pelayanan.

Wakil Bupati Bandung H. Gun Gunawan, S,Si.,M.Si mengatakan selama 16 hari Dinkes dan BPBD telah menyiapkan sarana dan prasarana, dalam mendukung operasi ramadhan dan hari raya (Ramadniya) 2017.

“Jelang lebaran, Dinkes dan BPBD siaga 24 jam penuh. Operasi ramadniya ini, Dinkes menyediakan 10 posko kesehatan beserta kelengkapannya, begitupun BPBD selalu siaga khususnya pengamanan jalur mudik khususnya untuk daerah rawan bencana,” ungkap Gun Gun usai Apel Gelar Pasukan Ops Ramadniya Lodaya 2017 di Lapangan Markas Polres Bandung di Soreang, Senin (19/6/17).

Wabup berharap apel siaga yang digelar bisa terlaksana secara sinergis oleh seluruh unsur pengaman yg terlibat, sehingga masyarakat dapat merayakan beridul fitri dengan aman, nyaman, lancar, selamat dan dipenuhi dengan rasa kebersamaan.

“Saya berharap, seluruh jajaran bisa bersinergis dalam mewujudkan operasi ramadniya tahun ini. Jajaran TNI, Dinkes, Damkar, Satpol PP,BPBD, Dinas Perhubungan dan Badan Kesbangpol juga pihak lainnya, bisa menciptakan harmonisasi sehingga pengamanan ini dapat berjalan lebih baik, aman, tertib dan lancar dibanding tahun lalu,” harapnya.

Sementara untuk menjamin keselamatan dan kondisi kesehatan pemudik, Kepala Dinas Kesehatan dr. Achmad Kustijadi.,M.Epid menyebutkan pihaknya telah menyiapkan 10 Posko Kesehatan yang siaga 24 jam yakni, 3 lokasi di Nagreg tepatnya di Puskesmas Nagreg, Posko Tangan Polres dan di Polsek Nagreg. Sedangkan 2 lainnya berada di Posko Cicalengka yakni di Nagrog dan Puskesmas Cicalengka.

“Pos Kesehatan ini tersedia juga di wilayah Cikancung Puskesmas Ciluluk, Pos Cileunyi di Poskes Polisi Tol Cileunyi. Sisanya berada di wilayah destinasi wisata yaitu di Poskes Cimanggu Rancabali, Alun-alun Ciwidey dan Poskes di Puskesmas Pangalengan,” tutur Dedi.

Lebih lanjut Deddi memaparkan, sebanyak 83 orang dokter puskesmas dan dokter internship disiapkan, dengan 102 perawat dan 31 orang supir sebagai kekuatan personil. “Sedangkan untuk mobilitas, kita dukung dengan menyediakan 10 unit kendaraan puskesmas keliling, 5 unit ambulance dan 2 unit mobil jenazah, dengan menerapkan 2 shift per hari,” ujarnya.

Kepala BPBD Drs. H. Tata Irawan mengatakan untuk kesiapsiagaan dalam mendukung ops. Ramadniya tahun ini, BPBD telah menyiapkan posko siaga di Pos Tangan Nagreg dan kawasan wisata yang juga daerah rawan bencana yakni Rancabali, dengan didukung sejumlah personil dan peralatan.

“Kita siapkan 2 posko siaga bencana 24 jam, yakni di Posko Tangan Nagreg dan di kawasan wisata daerah Rancabali, dengan melibatkan 10 personil di masing-masing posko. Sedangkan untuk mobilitas kami didukung 1 unit mobil emergency, alat berat beko dan 1 unit kendaraan operasional double cabin, terutama untuk evakuasi cepat khususnya di jalur rawan bencana,” terang Tata.

Pada kesempatan tersebut, Tata mengimbau kepada masyarakat pemudik agar selalu waspada dan siaga dimanapun berada, karena bencana bisa terjadi kapan saja. Siaga 24 jam ini juga melibatkan BPBD Provinsi Jawa Barat._Vita

Berita Terkait