Nih, 3 Poin Utama Operasi Ramadniya Lodaya 2017

Monday, 19 June 2017 | 12:31:19 | Penulis : bb1 | 192 Kali dilihat

Wakil Bupati Bandung H. Gun Gunawan, S,Si.,M.Si usai Apel Gelar Pasukan Ops Ramadniya Lodaya 2017 di Lapangan Mapolres Bandung di Soreang, Senin (19/6). by Vita Humas Kominfo Kab Bdg
Kapolres Bandung AKBP Nazly Harahap mendampingi Wakil Bupati Bandung H. Gun Gunawan, S,Si.,M.Si saat Apel Gelar Pasukan Ops Ramadniya Lodaya 2017 di Lapangan Mapolres Bandung di Soreang, Senin (19/6). by Vita Humas Kominfo Kab Bdg

SOREANG – Operasi Ramadhan dan Hari Raya (Ramadniya) tahun 2017, memprioritaskan 3 point utama pengamanan, yakni terjaganya stabilitas harga pangan, kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kodusif, juga untuk keamanan, kelancaran serta kenyamanan arus mudik dan arus balik.

“Rencana Operasi kita lakukan untuk 3 poin utama yakni mengenai terjaganya stabilitas harga pangan, kondisi kamtibmas yang kodusif dan keamanan kelancaran serta kenyamanan arus mudik dan arus balik,” ungkap Kapolres Bandung AKBP Nazly Harahap saat Apel Gelar Pasukan Ops. Ramadniya Lodaya 2017 di Mapolres Bandung Soreang, Senin (19/6/17).

Dalam mewujudkan stabilitas harga pangan, sambung kapolres, Polri telah membentuk satgas pangan untuk memantau dan menjaga harga pangan agar tetap stabil. Upaya tersebut lanjutnya, diwujdkan melalui kerja sama dengan kementrian,lembaga terkait serta penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku penimbunan, pengoplosan, pemalsuan, maupun tindak pidana dan pelanggaran lain yang terkait pangan.

“Sedangkan untuk menjaga kondisi kamtibmas yang aman dan kondusif, seluruh kasatwil agar mampu menekan angka kejahatan konvensional yang ada di wilayah hukum masing-masing, seperti curas, copet, ranmor, bius, hipnotis dan pencurian rumah kosong melalui peningkatan kegiatan prefentif dan refresif,” sebutnya.

Untuk langkah deteksi dini terhadap kerawanan yang ada, bisa dengan mengoptimalkan peran babinkamtibmas dan intelejen di lapangan. Pihaknya akan melakukan himbauan untuk mengingatkan masyarakat agar senantiasa waspada dan kerjasama bersama Polri dalam menjaga kamtibmas.

“Di samping itu saya tekankan pada seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kegiatan patroli di titik rawan gangguan kamtibmas, terminal, pelabuhan stasiun, pusat perbelanjaan, bank, atm, tempat wisata,” tandas Nazly.

Berkaitan dengan kelancaran arus lalu lintas, Kapolres menekankan pula agar seluruh personil bisa memberikan pelayanan secara all out, berikan atensi penuh pada titik rawan laka dan macet yang ada, terutama pada puncak arus mudik H-2 dan H+5.

“Beberapa terobosan diharapkan bisa memberikan kenayaman bagi para pemudik, seperti keberadaan faskes, ambulance mobile, wc umum, bengkel, dan pelayanan mobil derek, pendirian pos-pos pelayanan yang dapat digunakan pemudik untuk beristriahat,” ujar Nazli.

Khusus untuk satwil yg mempunyai pelayanan publik berbasis Teknologi Informasi, agar dimanfaatkan seoptimal mungkin, untuk memberikan pelayanan bagi masyaralat yang membutuhkan informasi dan bantuan darurat.

“Perbanyak himbauan melalui pemasangan banner, spanduk yg dapat dilihat oleh pengemudi agar mematuhi rambu lalin. Saya harap angka kecelakaan lalin dapat berkurang dibanding tahun sebelumnya,” tungkasnya.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Bandung H. Gun Gun Gunawan berharap, agar operasi Ramadniya gabungan tersebut bisa berjalan dengan baik, khususnya untuk keamanan, ketertiban dan kenyamanan pemudik baik yang berasal dari Kabupaten Bandung, maupun masyarakat luas yang menggunakan jalur lalu lintas jalan Kabupaten Bandung.

“Kami sangat konsen untuk persiapan dan pelaksanaan jelang lebaran, semoga bisa berjalan harmonis. Kami juga mengimbau pada masyarakat untuk patuh terhadap peraturan lalu lintas yang ada, baik itu rambu maupun jalur yang disiapkan. Sedangkan untuk yang tidak mudik agar bekerja sama dengan Polri untuk saling menjaga keamanan tempat tinggal dan sekitarnya,” pungkas wabup._Vita

Berita Terkait