Nih, Testimoni Anggota DPR RI tentang SMK MHC

Thursday, 28 September 2017 | 16:30:58 | Penulis : bb1 | 150 Kali dilihat

Anggota Komisi IX DPR RI H. Dadang Rusdiana,SE.M.Si didampingi Pembina Yayasan Muthia Harapan Cicalengka Mandiri Drs H. Agus Friman, M.Si saat peresmian SMK MHC.
Anggota Komisi IX DPR RI H. Dadang Rusdiana,SE.M.Si didampingi Pembina Yayasan Muthia Harapan Cicalengka Mandiri Drs H. Agus Friman, M.Si saat peresmian SMK MHC.

CICALENGKA – Anggota Komisi X DPR RI H. Dadang Rusdiana,SE.M.Si menyatakan pihaknya mengapresiasi apa yang sudah dilakukan oleh SMK Muthia Harapan Cicalengka (MHC) Kabupaten Bandung. Menurut Kang Darus, sapaan Dadang Rusdiana, kritikan terhadap SMK yang selama ini disinyalir bahwa sebagian besar lulusannya menganggur, harus dijawab.

“Problem yang harus diselesaikan oleh SMK adalah tersedianya guru produktif yang memadai dan tentunya sarana dan prasarana pembelajaran maupun praktikum yang memadai. Alat-alat praktikum yang digunakan harus sama kualitasnya dengan yang digunakan di lapangan kerja. Sehingga ketika lulus, alumninya memiliki kehandalan sesuai tuntutan kualifikasi pekerjaan yang ada. Itu yang harus jadi perhatian, dan itu semua ada di SMK MHC,” ungkap Kang Darus kepada Balebandung.com, Kamis (28/9/17).

Makanya, imbuh Kang Darus, Presiden Jokowi melalui Kemendikbud selalu menekankan pentingnya peningkatan sarana dan prasarana pembelajaran di SMK, termasuk menjalin kerjasama dengan dunia usaha dan industri.

“Aksesibilitas, kualitas dan relevansi merupakan tiga hal yang diamanatkan Undang-undang Pendidikan Nasional,” sebut anggota Komisi Bidang Pendidikan DPR RI ini.

darus-smk mhc4Anggota DPR RI Daerah Pemilihan Jawa Barat II Kabupaten Bandung dan Bandung Barat ini berpesan kepada para siswa, tidak boleh minder masuk SMK. “Justru pasar kerja sangat membutuhkan tenaga-tenaga muda yang terampil, dan SMK – lah jawabannya,” tandas Kang Darus.

Untuk berprestasi, para siswa diharapkan memiliki ketangguhan akhlak, disiplin dan tentunya ulet dalam belajar maupun praktik. “SMK itu porsi terbesarnya praktek. Oleh karena itu laboratorium praktikum harus mendukung. Dan fasilitas itu sudah ada di SMK MCH ini,” kata dia.

Darus pun berpesan bagi siswa yang tidak mampu secara ekonomi pun jangan berputus asa. “Pemerintah sudah menyiapkan program Indonesia pintar untuk membantu para siswa yang lemah secara ekonomi,” ungkap Dadang. [iwa]

darus-smk mhc1

Berita Terkait