Bale KBBPeristiwa

Pabrik Susu Ultra Kembali Didemo Warga

Warga Desa Gadobangkong Kecamatan Ngaprah Kabupaten Bandung Barat kembali berunjuk rasa di depan pabrik PT Ultra Jaya, Senin (25/9). by dul/bbcom
Warga Desa Gadobangkong Kec Ngaprah Kab Bandung Barat kembali berunjuk rasa di depan pabrik PT Ultra Jaya, Senin (25/9). by dul/bbcom

NGAMPRAH – Gerah karena bau limbah tak kunjung hilang, warga Desa Gadobangkong Kec Ngaprah Kab Bandung Barat kembali berunjuk rasa di depan pabrik PT Ultra Jaya, Senin (25/9/17).

Mereka adalah warga yang berasal dari enam RW di Desa Gadobangkong yang terdampak langsung bau limbah yang dikeluarkan perusahaan susu berskala nasional ini.

“Kami heran persoalan ini sudah berpuluh-puluh tahun, tapi tidak pernah ada solusi. Apakah karena memang dibiarkan sehingga bau limbah terus tercium atau bagaimana,” kata koordinator aksi Iwan Abdulrahman.

Iwan mengungkapkan warga sudah sering berdialog dengan pihak Ultra. Hanya saja selama ini tidak ada kesepakatan di antara warga dengan pihak perusahaan terkait penyelesaian permasalahan tersebut.

Selama puluhan tahun beroperasinya PT Ultra Jaya, warga yang tempat tinggalnya tak jauh di sekitar pabrik, tersiksa dengan bau busuk dari aktivitas pengolahan susu di perusahaan itu. Warga pun kecewa akibat pihak perusahaan belum bisa merealisasikan keinginan warga terkait penyelesaian bau limbah busuk tersebut.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung Barat Apung Hadiat Purwoko mengatakan, pihaknya akan melakukan uji lab udara untuk melakukan perbandingan terkait bau busuk yang ditimbulkan tersebut. Menurutnya jika air sampai di bawah baku mutu, maka pihaknya pun akan mencari solusi dengan mempersiapkan teknologi.

“Hasil tinjauan IPAL di ultra, sebenarnya semua sudah memenuhi syarat. Namun, kita akan sarankan agar perusahaan mencari teknologi yang bisa menekan tingkat kebauan,” terang Apung. (dul)

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker