Pangdam Resmikan Pengembangan Fasilitas RS Dustira

Kamis, 12 Juli 2018 | 16:55:37 | Penulis : bb3 | 179 Kali dilihat

– Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Stroke Center Rumah Sakit Dustira di Cimahi, Kamis (12/7/18). by Pendam Slw

CIMAHI – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han) melakukan peletakan batu pertama pembangunan Gedung Stroke Center Rumah Sakit Dustira di Cimahi, Kamis (12/7/18).

Pada kesempatan yang sama Pangdam juga meresmikan penggunaan Gedung Perawatan Bangsal Cikuray yang dibangun dua lantai yang akan digunakan untuk ruang perawatan anggota militer dengan kapasitas 60 tempat tidur.

Selanjutnya Pangdam meresmikan penggunaan Gedung Perawatan NICU PICU ( Neonatal Intensif Care Unit dan Pediatric Intensive Care Unit ) sebagai ruang perawatan intensif untuk bayi usia 0 sampai 28 hari dan anak-anak usia 29 hari sampai 14 tahun, yang memerlukan pengobatan dan perawatan khusus guna mengobati terjadinya kegagalan organ-organ vital.

“Ada beberapa pembangunan fasilitas yang memberikan pelayanan terbaik terhadap pasien, baik itu pada pasien militernya maupun pada pasien umum yang memiliki BPJS untuk bisa dirawat di Rumah Sakit Dustira ini,” jelas Pangdam.

Menurutnya pembangunan ini untuk meningkatkan pelayanan dan perlengkapan fasilitas dan alat, yang harus diimbangi dengan kemampuan dan pelayanan yang profesional dari SDM-nya.

“Untuk memberikan pelayanan yang terbaik, prioritas utama adalah penyelamatan jiwa, sedangkan masalah administrasi urusan belakang,” tandas Pangdam.

Ia mengungkapkan untuk pengawasan pembangunan dari Zidam III/Siliwangi dan anggaran yang digunakan dari PNBP, sedangkan pengawasan lanjut bekerjasama dengan mitra untuk membangun.

Target pembangunan dari tiap fasilitas selama 120 hari sesuai dengan kontrak. Kalau kontrak tidak terpenuhi, tegas Pangdam, berarti mitra kena finalti. “Apabila kena filnati berarti dia harus membayar denda kepada negara yang kedua mitranya kena black list dia tidak dapat pekerjaan lagi,” tandasnya.

Pada kesempatan tersebut Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Besar Harto Karyawan, S.H, M.Tr (Han) dan Ketua Persit PD III/Siliwangi Ny. Tari Besar Harto Karyawan mengunjungi pasien yang ada bangsal tersebut.

Hadir pada kegiatan tersebut Kakesdam III/Siliwangi, Karumkit Dustira, Aspers dan Asops Kasdam III/Slw, Dandim 0609/Kab. Bandung, pejabat teras jajaran Kesdam III/Siliwangi serta Ketua Persit KCK PD III/Siliwangi bersama pengurus Persit Kartika Chandra Kirana PD III/Siliwangi, dilanjutkan dengan penanaman secara simbolis pohon mangga alpuket. ***

Berita Terkait