PDI Perjuangan Cimenyan Beri Bantuan ke Warga Korban Banjir Bandang

Kamis, 22 Maret 2018 | 21:00:18 | Penulis : bb1 | 138 Kali dilihat

Ketua PAC PDI Perjuangan Cimenyan, Juwita secara simbolis menyerahkan bantuan seragam sekolah kepada Ketua RT 4/RW 12 Kel Cibeunying, di Posko Pengungsian Warga korban Banjir RW 12, Kamis (22/3/18). by iwa/bbcom

CIMENYAN – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Cimenyan menggelar bakti sosial terhadap korban banjir bandang di RW 10 dan RW 12 Kelurahan Cibeunying Kecamatan Cimenyan Kabupaten Bandung, Kamis (22/3/18).

Baksos kali ini berupa sumbangan sejumlah baju seragam anak-anak sekolah yang terdampak banjir. Sebelumnya bantuan berupa mie instan dan air mineral juga diberikan PAC PDI Perjuangan Cimenyan bagi warga terdampak banjir di RW 25 Kel Cibeunying.

Ketua PAC PDI Perjuangan Cimenyan, Juwita mengatakan, sebagai putra daerah Kampung Awiligar, Cibeunying, pihaknya merasa tergerak untuk turut membantu meringankan beban warga yang tertimpa musibah banjir bandang tersebut.

“Untuk anak-anak sekolah, warga terdampak banjir bandang, kami menyumbang sedikitnya 50 setel seragam sekolah SD, SMP, dan SMA. Ini sebagai wujud keprihatinan dan kepedulian kami kepada warga terdampak banjir, khususnya anak-anak sekolah yang kehilangan seragam dan peralatan sekolahnya,” ungkap Juwita kepada Balebandung.com, saat penyerahan bantuan di Posko Pengungsian Warga Korban Banjir RW12, Kel Cibeunying.

Menurut Wita, sapaan Juwita, banjir bandang yang melanda kawasan Cicaheum Kota Bandung pada Selasa (20/3/18) sore,  juga menimpa warga Kelurahan Cibeunying Kabupaten Bandung, tepatnya di tiga wilayah Rukun Warga (RW) 10, 12 dan 25 akibat luapan air Sungai Cidurian.

“Apalagi musibah ini merupakan pertama kalinya daerahnya Cibeunying diterjang banjir. Jadi, kami spontan memberikan bantuan semampu kami untuk meringankan beban warga yang jadi korban banjir,” kata dia.

Wita pun berharap para warga yang terkena dampak banjir diberikan kesabaran, keikhlasan dan tetap tabah atas musibah yang menimpa. []

Berita Terkait