Bale Jabar

Pemprov Targetkan LRT Tegalluar-Stasiun Bandung Beres Mei 2021

BANDUNG, Balebandung.com – Sekretaris Daerah Jawa Barat Iwa Karniwa memimpin rapat terkait pembangunan Kereta Api Perkotaan atau Kereta Api Ringan (Light Rail Transit/LRT) Trase Tegalluar-Stasiun Bandung dan reaktivasi empat jalur kereta api Jawa Barat di Ruang Rapat Ciremai Gedung Sate, Senin (22/7/19).

Dalam rapat tersebut, Iwa mengatakan LRT Tegalluar-Bandung akan melayani empat stasiun yakni Stasiun Tegalluar, Stasiun Laswi, Stasiun Al Jabbar dan Stasiun Bandung dengan jarak tempuh total sejauh 16,2 km.

Terdiri dari empat rangkaian, kapasitas angkut LRT ini per hari bisa mencapai 16 ribu penumpang dari dua arah. Nantinya, jalur LRT tersebut terkoneksi dengan jalur Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) dengan Stasiun Tegalluar sebagai stasiun transitnya.

“Berkecepatan operasional 70 km/jam (Bandung-Cimekar) dan 55 km/jam (Cimekar-Tegalluar), sehingga rata-rata kecepatan 65 km/jam. Waktu tempuhnya 27 menit dan waktu naik turunya penumpang 5 menit, rencana investasi totalnya Rp 3,96 triliun,” papar sekda.

Iwa mengatakan rapat teknis, khususnya dengan Jasa Marga, akan dilakukan lebih lanjut untuk sinkronisasi masterplan jalan tol dalam kota maupun jalan tol jaringan Bandung Raya.

Namun, tukasnya, ada beberapa hal yang menjadi catatan, di antaranya taraf banding dengan KCIC, kajian fly over atau underpass di persimpangan jalan raya, hingga penambahan implan semen di Stasiun Laswi dan Aljabbar.

“Harapan kami untuk LRT Tegalluar-Stasiun Bandung itu bisa selesai di bulan Mei 2021. Artinya selesai satu bulan sebelum selesainya kereta api cepat di bulan Juni 2021,” ucap Iwa.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close