Perangi Terorisme, Kapolres Ajak Nobar 22 Menit

Jumat, 20 Juli 2018 | 11:30:39 | Penulis : bb1 | 262 Kali dilihat

BOJONGSOANG – Polres Bandung menggelar nonton bareng (nobar) film “22 Menit” di Studio Cinema XXI Transmart Bojongsoang Kab Bandung, Kamis (19/7/18). Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan mengatakan nobar yang berlangsung tiga hari ini, Kamis, (19/7), Jumat dan Sabtu (21/7) sengaja dibagi menjadi tiga gelombang agar bisa menyesuaikan jumlah peserta dan kapasitas studio.

Kapolres menjelaskan, dalam film yang diadopsi dari kisah nyata ini, butuh 22 menit bagi jajaran Polda Metro Jaya untuk meringkus teroris saat Bom Sarinah alias Bom Thamrin terjadi di Jakarta, Januari 2016.

“Angka itu lantas dijadikan judul film terbaru Eugene Panji dan Myrna Paramita yang diangkat dari kisah nyata Bom Thamrin, 22 Menit,” terang Indra. Menurutnya, film ini juga menjelaskan bahwa ancaman terorisme itu nyata, dan kewaspadaan harus tetap dijaga.

“ Terorisme itu adalah musuh bersama. Kami mengajak masyarakat untuk peduli terhadap lingkungannya masing-masing dan jika ada hal-hal yang mencurigakan, meminta masyarakat untuk melaporkan setiap kejadian tersebut baik ke Polisi maupun TNI “ ungkap Kapolres.

Film yang disutradarai Myrna Paramita ini memvisualkan polisi telah mengambil langkah cepat dalam mengatasi ancaman terorisme dan telah terdokumentasikan dengan baik. Dalam peristiwa itu, ada korban polisi lantaran terkena ledakan bom yang meledak dekat pos penjagaan.

Dalam film itu juga ditunjukkan cara-cara yang dilakukan oleh polisi untuk melumpuhkan dan meredam aksi terorisme. Dengan menggunakan peralatan canggih dan personel yang terlatih, tak butuh waktu lama bagi Polri untuk melumpuhkan pelaku teror.

Diharapkan film ini dapat ditonton banyak masyarakat sehingga mengingatkan publik bahwa di tengah kebhinekaan terdapat kelompok kecil yang dapat mengoyak persatuan dan keberagaman bangsa.

Ikut serta dalam nobar bersama Kapolres Bandung AKBP Indra Hermawan, antara lain Wakil Bupati Bandung Gun Gun Gunawan serta unsur muspida, jajaran TNI, Polri serta Pemkab Bandung. ***

Berita Terkait