Pernyataan Paslon Asyik Picu Emosi Debat Pilgub Jabar 2

Senin, 14 Mei 2018 | 23:52:09 | Penulis : bb1 | 1115 Kali dilihat

Debat Pilgub Jabar 2 di UI Depok, Senin (14/8/18) malam. by HMC

BANDUNG – Pernyataan akhir kandidat Gubernur Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat-Ahmad Syaikhu (Asyik) pada debat publik kedua Pilgub Jabar, memicu emosi para pendukung pasangan lain karena menyinggung soal ganti presiden.

Sudrajat saat menyampaikan pesan penutup dalam debat yang digelar KPU Jabar di Balairung Universitas Indonesia, Depok, Senin (14/5/18) malam mengatakan, apabila pasangan Asyik memenangi Pilgub Jabar 2018, maka pada 2019 bisa ganti presiden.

“Asik menang 2019 kita akan ganti presiden,” ujar Sudrajat yang diamini Syaikhu dalam debat yang disiarkan langsung melalui sebuah stasiun televisi itu.

Pernyataan Sudrajat tersebut dikompori lagi dengan langkah wakilnya Syaikhu yang membentangkan kaos yang bertuliskan “2018 Asyik Menang, 2019 Ganti Presiden.”

Hal yang dilakukan pasangan Asyik menyulut emosi dari pendukung pasangan lain hingga suasana ruang debat menjadi ricuh. Akibatnya, giliran untuk Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi menyampaikan kata akhir pun tertunda beberapa menit.

Paslongub/wagub nomor 2 Hasanah ikut bereaksi untuk menenangkan pendukungnya.”Tenang-tenang, nanti kita bereskan di belakang, ada KPU dan Bawaslu. Saya minta kader PDI Perjuangan untuk tetap tenang, jangan terpancing emosi,” seru Tb Hasanuddin Cagub Jabar no 2 yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jabar .

Setelah massa berhasil ditenangkan oleh Kang Hasan, pasangan Deddy Mizwar dan Dedi Mulyadi pun bisa menyampaikan pesan penutupnya. ***

Kang Hasan; “Itu Karakter Teror! Kami Tidak Akan Terpancing!”

Berita Terkait