Pilgub Jabar: Gubernur Rasa Perdana Menteri

Senin, 16 April 2018 | 19:36:58 | Penulis : bb1 | 236 Kali dilihat

Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat, saat Rapat Koordinasi OKP dan Sosialisasi Pilgub Jabar di Sekretariat DPD KNPI Jabar Jl. Sukarno-Hatta Bandung, Senin sore (16/4/18). by KPU

BANDUNG – Penyelenggaraan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat cukup berat, karena jumlah penduduk dan pemilihnya yang relatif besar. Pemilih Jawa Barat hampir sama dengan Spanyol atau Argentina. Bahkan lebih besar dibanding pemilih negara Australia.

“Wajar jika Gubernur Jawa Barat berasa Perdana Menteri,” seloroh Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat, saat Rapat Koordinasi OKP dan Sosialisasi Pilgub Jabar di Sekretariat DPD KNPI Jawa Barat Jl. Sukarno-Hatta Bandung, Senin sore (16/4/18).

Menurut Yayat, kompleksitas Pilgub Jabar juga terkait daya tarik dan pertarungan elit politik karena Jawa Barat bernilai strategis. Namun ia optimis, tantangan itu bisa diatasi, karena banyaknya dukungan masyarakat, khususnya para pemuda yang tergabung dalam KNPI.

“Oleh karena itu, KNPI harus melindungi hak pemilih muda agar ikut berpartisipasi menyukseskan Pilgub. KNPI juga harus melindungi pemuda dari isu SARA yang tidak mendidik serta membebaskan pemuda dari hoax,” tandas Yayat.

Pihaknya mengingatkan Jawa Barat pernah dikategorikan sebagai daerah rawan konflik bersama Papua dan Kalimantan Barat. Yayat pun mengajak KNPI mendorong pemilih pemula bersikap cerdas dalam menggunakan hak pilih. Hadir dalam kesempatan tersebut para pengurus KNPI dan OKP kabupaten/kota se-Jawa Barat.[]

Berita Terkait