Rasanya Super Deg-degan Amanda Julia Isa

Sabtu, 20 Februari 2016 | 13:38:00 | Penulis : bb1 | 1251 Kali dilihat

Amanda Julia Isa
Amanda Julia Isa

BANDUNG – Masalah safety first bagi karyawan ternyata masih menjadi fokus permasalahan bidang industri di kawasan Asia Pasifik. Tema itulah yang diangkat oleh Amanda Julia Isa saat berpidato ada forum IEEE Industry Aplication Society Annual Meeting Student Competition and Conference di InterContinental, Dallas, Texas, Amerika Serikat, 21 Oktober lalu.

Amanda mengemukakan pendapatnya terkait permasalahan industri itu di hadapan 60 perwakilan negara. Pidato Amanda saat itu untuk memperkenalkan Indonesia dan memberikan visi Industry Application Society Student Chapter yang akan didirikan di Indonesia.

“Belum lama ini saya pidato di Texas, di hadapan lebih dari 60 perwakilan negara seluruh dunia. Saya salah satunya mewakili Indonesia di forum itu. Ya, rasanya waktu itu super deg-degan,” kata gadis kelahiran Jakarta, 30 Oktober 1993 ini.

Amanda mengisahkan kegugupannya juga dipengaruhi akibat slide presentasi pidato yang hendak dipakainya belum di-update. “Jadi, banyak foto yang nggak keluar di slide. Tapi untungnya Manda nggak fokus ke slide waktu itu, langsung saja menceritakan secara spontan tentang potensi Indonesia, juga bagaimana potensi Indonesia bisa maju selain dari potensi alam, juga potensi sumber daya manusianya,” tuturnya.

Dari spontanitas pidatonya itulah, Amanda malah mendapatkan award kategori New Countries Attendees, bekerjasama dengan negara Asia Pasifik lainnya. Sebagai tindak lanjut, akhirnya Indonesia sepakat dengan Malaysia Pakistan, Srilanka untuk membuat Webinars Industry Application Society, yang akan mengangkat tema mengenai perkembangan industri khususnya di Asia Pasifik.

bb-amanda2Bukan itu saja penghargaan yang diraih gadis berdarah campuran Aceh-Medan, dan ibunya campuran Solo-Bandung ini. Sebelum ke Amerika, Amanda juga terbang ke Colombo pada Juli 2015 mewakili Indonesia dalam kejuaraan Asia Pasifik.

Di situ ia menceritakan prestasi-prestasi student branch dengan misi ingin bersama-sama belajar, bagaimana agar mahasiswa bisa turut andil dalam perkembangan industri dunia. “Alhamdulillah, di Colombo saya mendapat juara ketiga lomba IEEE Student Branch Representation,” ucapnya.

Amanda pun melanglangbuana ke berbagai negara lainnya seperti ke Korea Selatan, Maldevis, Srilanka, Singapura, Malaysia dan Jepang selain ke Colombo dan Amerika Serikat tadi. Mahasiswi Fakultas Teknik Elektro (FTE) Telkom University ini mengaku kegiatannya yang “Go International” ini sangat didukung dari kampus. Apa memang tertarik jadi diplomat?

“Maunya ya seperti itu, bisa jadi diplomat. Tapi cita-cita Amanda sebenarnya ingin menjadi technomedicalpreneur. Ingin membuat perusahaan teknologi medis yang nantinya dapat bermanfaat bagi lingkungan sekitar dan orang banyak,” ungkap putri pasangan Zulkifli Isa dan Yasmien Banowati ini.

Sejak kecil Amanda mengaku ingin punya bisnis alat kedokteran. Dan di jurusan Teknik Elektro ia tertarik fokus di bidang biomedis sehingga bisa mendapat ilmu mengenai signal processing yang aplikasinya bisa luas banget. “Ya, saya ngerasa nggak salah milih jurusan kuliah,” tukasnya.

Apalagi Amanda kini duduk di semester 7 dan sedang menyelesaikan skripsi mengenai Wireless Capsule Endoscopy. “Mohon doanya semoga bisa lancar sidang ya,” pinta putri pertama dari empat bersaudara ini.

Berita Terkait