Tag Archives: Perhatian

Percasi Sesalkan Minimnya Perhatian Walikota Bandung

Ketua Pengcab Percasi Kota Bandung Ade Supriadi
Ketua Pengcab Percasi Kota Bandung Ade Supriadi

BANDUNG – Ketua Pengurus Cabang Persatuan Catur Seluruh Indonesia (Pengcab Percasi) Kota Bandung, Ade Supriadi mengaku kecewa atas minimnya perhatian Wali Kota Bandung Ridwan Kami terhadap para atlet catur Kota Bandung yang berprestasi baik di tingkat Jawa Barat, nasional bahkan sampai internasional. Padahal, kata Ade, Percasi Kota Bandung sudah mengharumkan nama Kota Bandung dan mampu mewujudkan tekad Bandung Juara melalui beragam prestasi atletnya.

“Kami hanya minta agar Pak Walikota bersedia meluangkan waktu untuk beraudiensi dengan para atlet catur berprestasi dari Percasi Kota Bandung, tapi sayangnya sampai saat ini belum ada respon. Padahal secara prosedural surat sudah kami sampaikan lebih dari dua pekan yang lalu,” sesal Ade kepada Balebandung.com, Selasa (14/6/16).

Ade menyebut prestasi terbaru yang diraih Percasi Kota Bandung yaitu mencatat rekor raihan medali emas terbanyak sepanjang gelaran Kejuaraan Daerah Catur Jawa Barat. Pada Kejurda di Kabupaten Bogor 20-25 Mei 2016 lalu, Kota Bandung mampu menyabet 8 dari 15 (53%) emas yang diperebutkan, sekaligus mempertahankan gelar juara umum.

“Kami sudah mampu menunjukkan Bandung Juara pada Kejurda Catur di Bogor, tapi dilirik pun tidak oleh walikota. Jelas kami kecewa. Kami sudah membuktikan bahwa kami juara. Ini menunjukkan walikota tidak peduli terhadap atletnya yang juara,” imbuh Ade.

Bahkan sepanjang sejarah Kejurda Catur Jabar, juara umum hanya meraih 5-6 medali emas. Itulah sebabnya kali ini Percasi Kota Bandung mencatat rekor baru pada Kejurda Catur. Hasil tersebut juga melampaui target yang ditetapkan Percasi Kota bandung. Diberitakan sebelumnya, tim catur Kota Bandung membidik 7 emas saat berangkat ke Kejurda di Kabupaten Bogor.

Menurut Ade, emas untuk Kota Bandung diraih dari KU- A, B, C dan E putra serta kelas A, B, D dan G putri. Raihan itu tak jauh berbeda dengan prediksi awal. Selain 8 emas, Kota Bandung juga menyabet 2 perak dan 2 perunggu. Sementara tuan rumah Kabupaten Bogor menjadi runner up dengan 2 emas dan 3 perak, diikuti Kota Bekasi di peringkat ketiga dengan 2 emas, 2 perak dan 1 perunggu.

Selain raihan emas yang fantastis, prestasi catur Kota Bandung juga dilengkapi dengan torehan gemilang Samantha Edison. Atlet berusia 8 tahun itu merebut medali emas di kelompok usia (KU) 13 tahun. Prestasi Samantha mendapat perhatian khusus dari Percasi Kota Bandung. Rencananya, Samantha akan diberi latihan khusus dalam pemusatan jangka panjang bersama beberapa pecatur yunior lain.

Ade mengungkapkan Samantha juga akan diikutsertakan dalam kejuaraan dunia yunior di Amerika Serikat, November 2016. “Bersama pecatur yunior lain, kami juga berharap Samantha bisa berperan merebut gelar juara umum cabang catur pada Porda 2018,” ucapnya.