Bale Kota BandungHukum

Takut Dibully, Mantan Kalapas Sukamiskin Minta Ditahan di Rutan Kebonwaru

BANDUNG, Balebandung.com – Terdakwa kasus suap mantan Kalapas Sukamiskin Wahid Husein berharap kalau dipenjara inginnya di Rumah Tahanan Kebonwaru saja. Hal itu disampaikan pengacaranya Firma Uli Silalahi kepada wartawan, di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri Bandung, Senin (8/4/19).

“Klien kami sangat berat jika putusan mengatakan dihukum di tempat lain. Hal ini karena faktor psikologi jadi alasan utama Wahid enggan dieksekusi ke Lapas Sukamiskin,” jelas Firma.

Permintaan kliennya itu disampaikan usai mendengarkan putusan hakim di Ruang Sidang V Pengadilan Tipikor Bandung. “Kami mengajukan langsung permohonan ke KPK terkait lokasi penahanan,” ungkapnya.

Dirinya menilai, jika ditahan di Sukamiskin kurang tepat. “Kalau dia di Sukamiskin, di situ dia kan mantan pimpinan, nanti dia di-bully segala macem, kan enggak bagus,” beber Firma.

Pihaknya mempertimbangkan juga psikologis dari keluarga Wahid apabila dieksekusi ke Lapas Sukamiskin. “Paling tidak, artinya dia tuh diangkut dari situ, dikembalikan ke situ secara kejiwaan pasti pengaruhnya nggak bagus. Kemudian untuk anak-anaknya, tadinya anak-anaknya kalau datang ke situ bapaknya yang dulu bos di situ, sekarang kalau datang ke situ tempatnya berubah jadi di jeruji,” tuturnya.

Oleh karena itu, dalam permohonannya ke KPK nanti, Firma akan meminta Wahid untuk dieksekusi ke Rutan Klas 1 Bandung (Kebonwaru). Selama menjalani persidangan inipun, Wahid dititipkan di rutan tersebut. “Jadi saya minta tetap saja di Rutan Kebonwaru,” pungkasnya.***

Tags
Show More

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker