Bale Politik

Tangkap dan Penjarakan Amien Rais!

BANDUNG, Balebandung.com – Ketua Solidaritas Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (SPMI) Indra Sudrajat menyatakan pernyataan provokatif dan fitnah yang dilontarkan Amien Rais terkait upaya penertiban massa yang anarkis oleh pihak kepolisian Rabu (22/5) malam tadi sudah sangat keterlaluan dan bisa memicu konflik horizontal yang meluas, sehingga akan membahayakan keutuhan bangsa dan negara.

“Amien Rais melalui video yang beredar viral di media sosial menyampaikan ujaran yang membahayakan dengan menyebutkan “polisi polisi yang berbau PKI telah membantai umat Islam” ujaran itu sangat menghina institusi kepolisian, sangat provokatif dan bisa membuat konflik horizontal,” tandas Indra dalam rilisnya, Kamis (22/5/19).

Menurutnya Indonesia adalah negara hukum, semua orang sama kedudukannya di mata hukum. Jangan kemudian atasnama demokrasi orang bebas melanggar hukum. Tindakan kepolisian semalam merupakan pelaksanaan penegakan hukum sesuai yang diatur dalam UU No. 9 Tahun 1998 tentang Kemerdekaan Menyampaikan Pendapat di Muka Umum. Pendemo sudah melewati masa waktu yg diatur oleh UU, maka kewajiban polisi untuk menertibkan dan kewajiban kepolisian juga menertibkan massa yang anarkis.

“Demi menjaga keutuhan bangsa dan menjaga seluruh warga bangsa, kami meminta semua elit politik untuk menahan diri, tidak melakukan provokasi, hujatan dan ujaran kebencian yang mengakibatkan terpecahnya antar kelompok masyarakat dan memicu tindakan anarkis. Tangkap dan penjarakan Amien Rais!,” tegas Indra.

Pihaknya meminta semua elit politik, mari kita memberi teladan kepada rakyat dengan mengedepankan pendekatan hukum. Tempuh jalur hukum yang berlaku bila merasa diperlakukan tidak adil. Jangan malah sebaliknya memprovokasi sehingga situasi tidak kondusif.

“Oleh karenanya kami mendukung pihak kepolisian dalam menegakan hukum demi menjaga persatuan dan kesatuan Bangsa. Tegakan hukum tanpa pandang bulu, tangkap semua provokator yang mengganggu ketertiban dan membahayakan keutuhan bangsa dan negara,” pungkas Indra.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close