Terjadi Perampokan Plastik Serentak di 31 Kecamatan

Rabu, 7 Maret 2018 | 07:54:18 | Penulis : bb1 | 191 Kali dilihat

Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kab Bandung H. Marlan, S.Ip.,M.Si canangkan Gerakan Rampok Plastik di seluruh kecamatan se-Kab Bandung. di Alun-alun Soreang, Selasa (6/3/18). by Humas Pemkab Bdg

SOREANG – Pemerintah Kabupaten Bandung canangkan Gerakan Rampok Plastik di seluruh kecamatan se-Kabupaten Bandung. Asisten Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah H. Marlan, S.Ip.,M.Si mengkomandoi gerakan tersebut di Alun-alun Soreang, Selasa (6/3/18).

Marlan mengatakan, Gerakan Rampok Plastik merupakan upaya nyata pemerintah dalam mengedukasi masyarakat untuk mengurangi penggunaan kantong dari plastik atau kresek.

“Hari ini kami canangkan Gerakan Rampok Plastik di 31 Kecamatan. Kita mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk dari sekarang mengurangi penggunaan kantong plastik. Dengan gerakan ini kita harapkan ke depan, masyarakat pada saat berlelanja, sudah membawa kantongnya sendiri tapi berbahan non plastik,” jelas Marlan.

Digagas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bandung gerakan tersebut antara lain dengan memilih plastik, karena selain banyak, sampah plastik susah diurai, juga bisa mengganggu kesehatan, saat kantong plastik digunakan untuk membungkus makanan.

“Sasaranannya kita ingin semua masyarakat peduli, kemudian paham, gerakan rampok plastik ini seperti apa. Kita sosialisasikan juga serentak di seluruh kecamatan se-Kabupaten Bandung, dengan disebarkan juga para kepala OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk menjadi pembina apel gerakan ini. Tentu saja tujuannya agar gerakan ini juga serentak dan masyarakat mengetahui semua,” imbuh Marlan didampingi Muspika Soreang.

Lebih lanjut dia menjelaskan, Gerakan Rampok Plastik akan terus dilakukan secara bertahap, khususnya di titik tertentu yang ada kegiatan masyarakat, seperti di Car Free Day Stadion Jalak Harupat, dan tempat lainnya. Dia berharap, gerakan rampok plastik bisa berhasil mengedukasi masyarakat, sehingga penggunaan kantong plastik bisa berkurang.[]

Berita Terkait