Bale Kab BandungPamong

Tingkatkan Kompetensi, Pemkab Adakan Pelatihan Bahasa Jepang dan Korea

Bupati Bandung Dadang Naser menyematkan tanda kepesertaan pelatihan bahasa Jepang dan Korea di Graha Wirakarya Jln. Raya Laswi Kecamatan Ciparay, Kamis (19/4/18). by Humas Pemkab Bdg

CIPARAY – Menjawab tantangan dalam memasuki era globalisasi, di mana persaingan antar negara semakin ketat, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung menggelar pelatihan bahasa dan budaya Negara Jepang dan Korea.

Bupati Bandung Dadang M. Naser mengungkapkan agar Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat Kabupaten Bandung terus mengalami peningkatan, salah satunya melalui pelatihan tersebut.

“Agar dapat bersaing di era globalisasi saat ini, tentunya kita harus menyiapkan SDM yang mampu menjawab semua tantangan tersebut. Di era globalisasi ini, masyarakat kita akan menghadapi minimal tiga kenyataan, yakni keterbukaan informasi melalui kemudahan komunikasi dan transportasi, liberalisasi perdagangan yang ditandai pesatnya transaksi ekonomi antar negara, juga pergeseran kultural yang ditandai dengan adanya asimilasi antar budaya bangsa-bangsa di dunia. Artinya, penguasaan bahasa asing untuk berkomunikasi menjadi salah satunya peunjangnya,” ungkap Bupati usai membuka acara pelatihan bahasa Jepang dan Korea di Graha Wirakarya Jln. Raya Laswi Kecamatan Ciparay, Kamis (19/4/18).

Ketiga kenyataan tersebut menurutnya tentu tidak bisa dihindari. Namun harus disikapi dengan mempersiapkan SDM yang memiliki keunggulan kompetitif dan komparatif serta menguasai teknologi. Dimana teknologi merupakan alat bantu ciptaan manusia yang keberadaannya senantiasa mengiringi perkembangan zaman, bahkan teknologi sering dijadikan sebagai suatu tolok ukur kemajuan suatu peradaban. Sehingga pada dewasa ini teknologi diterapkan hampir di semua bidang kehidupan.

”Pada dasarnya pelatihan ini dilakukan untuk mempersiapkan calon pekerja untuk magang dan bekerja di luar negeri. Dalam hal ini, sebagai konsekukensi moratorium untuk pengiriman tenaga kerja pembantu rumah tangga yang kita lakukan beberapa waktu lalu. Maka melalui pelatihan dan pendidikan bahasa dan kebudayaan negara Jepang dan Korea, kita dorong agar masyarakat kita bisa bekerja di sektor formal,” ungkapnya.

Bupati mengapresiasi atas dilaksanakannnya pelatihan Bahasa Jepang dan Korea untuk masyarakat Kabupaten Bandung. “Saya mengapresiasi dan berterimaksih, atas dilaksanakanya pelatihan bahasa jepang dan korea yang diprakarsai oleh Disnaker (Dinas Tenaga Kerja) Kabupaten Bandung dan bekerja sama dengan LPK Wirakarya Training Center dan Soulina ini. Dengan harapan kegiatan pelatihan ini dapat menghasilkan para calon tenaga kerja yang mempunyai kompetensi, keterampilan, mental yang kuat, berbudi pekerti luhur serta mempunyai daya saing tinggi,” harap Bupati. []

Tags

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close