Bale JabarOlahraga

Venue PON 2016 di Jatinangor Sudah Ready

Logo PON 2016SUMEDANG – Arena bagi cabang-cabang olahraga yang akan dipertandingkan di PON XIX/2016 Jawa Barat di Jatinangor, Kabupaten Sumedang siap digunakan. Hal tersebut dikatakan oleh Koordinator Bidang Sarana dan Prasarana Pertandingan PB PON XIX dan Peparnas XV Boy Iman Nugraha.

“Prinsipnya dari keseluruhan venue, kondisinya sudah selesai, sudah siap untuk pelaksanaan pertandingan, walaupun dari sisi sarana dan prasarana penunjang itu masih memerlukan penyempurnaan. Termasuk juga venue yang ada di Kabupaten Sumedang,” ujar Boy Iman. Menurutnya, di Sumedang secara fisik kontruksi untuk penyiapan lapangan, ruang arena, maupun gelanggang pertandingan sudah dianggap selesai, meski masih ada penyempurnaan-penyempurnaan beberapa item pendukung.

Boy menuturkan, terkait arena yang terletak di kawasan pendidikan Institut Teknologi Bandung, yaitu untuk cabor silat dan futsal, secara bangunan gedung sudah selesai. “Untuk venue silat di Graha Satria Laga tinggal penyempurnaan di bagian tribun, dan itu pun tidak terlalu berat, hanya pemasangan granit untuk tempat duduk,” katanya.

Berikutnya untuk GOR futsal-1 masih ada kegiatan penataan landscape. Penataan lanscape tersebut akan disinkronkan dengan pembangunan GOR futsal-2, sehingga tidak saling mengganggu pelaksanaan pembangunannya. Mengenai venue golf di Lapangan Golf Bandung Giri Gahana, bagian yang perlu mendapatkan perbaikan, yaitu di bagian bunker.

“Pasir bunker-nya harus diganti karena yang ada sekarang sudah terlalu padat,” imbuh Boy saat bersama Tim Monitoring dan Evaluasi PB PON/Peparnas meninjau kawasan ITB dan lapangan golf Bandung Giri Gahana di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (13/4/16).

Boy optimistis sebelum pelaksanaan PON pada September nanti, seluruh venue yang ada di kawasan Jatinangor telah siap untuk digunakan. Sementara itu, mengenai wacana pemindahan cabor karena ada venue yang belum selesai dibangun, Boy mengatakan, saat ini pihaknya sudah tidak lagi membicarakan pembangunan venue baru.

“Kalau pun ada venue yang sebelumnya direncanakan tetapi tidak selesai, itu akan kami coba untuk digabung dengan venue yang sudah ada. Namun, hal itu perlu dikoordinasikan dengan bidang pertandingan terkait dengan penyelarasan jadwal,” jelas Boy.

Untuk GOR Bandung Giri Gahana, menurutnya, jika pelaksanaan pembangunannya melalui mekanisme lelang, ada kemungkinan tidak akan selesai pada waktunya.┬áBila melalui penunjukan langsung, pihaknya masih optimis akan selesai sebelum PON. Dia mempersiapkan kalau untuk cabor bulutangkis dapat dipindahkan ke GOR bulutangkis yang memang sudah ada. Kemudian untuk cabor tarung drajat, akan dicoba digabung dengan cabor yang sejenis, yaitu bela diri. “Hal ini berkaitan dengan alat pertandingan sehingga tidak ada perpindahan alat pertandingan yang ekstrim,” tukas Boy. [bar]

Tags
Show More

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker