Warga Malakasari Protes Pembangunan Kavling Perumahan

Kamis, 29 Maret 2018 | 08:00:36 | Penulis : bb7 | 218 Kali dilihat

Tiang bambu sepanjang 4 meter menyangga kabel listrik yang dialirkan ke perumahan kavling di Kp Panuusan Desa Malakasari Baleendah. Ini berbahaya bagi pengguna jalan yang melintas. by aph/bbcom

BALEENDAH – Warga Kampung Panuusan Desa Malakasari Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung memprotes pembangunan perumahan kavling di wialayah mereka. Warga memblokir kendaraan berat yang akan masuk dan pihak PLN yang akan melakukan pemasangan listrik ke tiang-tiang yang sudah terpasang di area itu.

Salah satu tokoh masyarakat H. Cucu (60) mengungkapkan pembangunan perumahan itu tidak ada ijin dari Pemkab Bandung. Selain itu pihak PLN jika ingin memasangkan listriknya harus ada ijin warga terlebih dahulu. Karena walau bagaimana pun ijin yang akan dikeluarkan pemerintah berawal dari ijin dan tandatangan warga yang dilintasi oleh kendaraan yang dibangun oleh pengembangnya.

“Ini pembangunan perumahan tanah kavling. Tapi jelas ini jalur hijau tidak boleh untuk pembangunan perumahan. Tapi mengapa pihak pengembang seenaknya membangun? Selain itu rumah-rumah yang sudah dibangun, aliran listriknya dari kabel yang disambungkan dengan sembarangan. Ini akan membahayakan warga yang melintas di jalan milik warga. Makanya kami protes ke PLN agar tak memasangkan dulu aliran listrik jika belum ada ijin warga setempat,” kata Cucu kepada Balebandung.com, Rabu (28/3/18).

Sementara itu tokoh warga lainnya, Asep, membenarkan jika selama ini tidak pernah menandatangani keinginan pihak pengembang perumahan. Meskipun itu dibangun secara perorangan di atas tanah kavling, namun tetap ijin harus ada.

“Karena yang dibangun ini kan jumlahnya mencapai 60 unit. Makanya kami minta ijin warga dulu yang harus ditempuh,” tukas Asep, warga setempat lainnya.

Namun saat hendak dikonformasi, pihak pemilik tanah dan pengembang saat dikonfirmasi di lokasi pembangunan sedang tidak ada di tempat. (Aph)

Berita Terkait