Bale Kab BandungGaya HidupKesehatan

World Acupuncture Mission Serahkan Bansos 1.000 USD

Bupati Bandung Dadang M Naser, didampingi Kadinsos Dra. Hj. Nina Setiana, M.Si.,  saat Pelepasan Tim WAM di rumah jabatan Bupati Bandung-Soreang, Senin (1/8). by Humas Pemkab Bandung
Bupati Bandung Dadang M Naser didampingi Kadinsos Dra. Hj. Nina Setiana, M.Si., saat Pelepasan Tim WAM di rumah jabatan Bupati Bandung-Soreang, Senin (1/8). by Humas Pemkab Bandung

SOREANG – Selama 22 hari Tim World Acupuncture Mission (WAM) dari Korea Selatan melakukan misi kemanusiaan dengan menyelenggarakan pengobatan akupunktur gratis bagi warga Kabupaten Bandung, tepatnya di Gedong Budaya Sabilulungan (GBS) Soreang. Selain itu Ketua Tim WAM juga menyerahkan bantuan sosial kepada Bupati Bandung yang selanjutnya diserahkan kepada Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung senilai 1000 US Dollar.

Bupati Bandung H. Dadang M Naser, S.H, S.Ip, M.Ip, mengatakan waktu 22 hari terlalu singkat karena warga Kabupaten Bandung masih membutuhkan pengobatan ini. “Mudah-mudahan kerjasama di bidang medis ini bisa ditindaklanjuti dengan kerjasama di bidang-bidang lainnya seperti yang sudah berlangsung selama 5 tahun terakhir ini,” ucap bupati saat Pelepasan Tim WAM di rumah jabatan Bupati Bandung-Soreang, Senin (1/8/16).

Dadang menyayangkan hingga kini pemerintah pusat tidak mengeluarkan ijin praktek akupunktur di Indonesia. Padahal sudah saatnya para dokter di Indonesia menggabungkan ilmu medis Barat dan Timur. “Saya sudah mencobanya sendiri untuk meyakinkan bahwa akupunktur adalah pengobatan yang bagus dan aman,” ungkap bupati.

Tawaran beasiswa khusus ilmu pengobatan Akupunktur di Korsel yang ditawarkan langsung Ketua Tim WAM Dr. Jung Yeon Gu, perlu diperhatikan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan. “Saya harap ke depan World Acupuncture Mission bisa melanjutkan misi kemanusiaannya lagi di Kabupaten Bandung,” pungkas Dadang.

Pengobatan akupunktur memberikan efek yang dirasakan langsung para pasiennya, terbukti baru sehari berobat banyak yang mengalami perkembangan positif yang signifikan. Dr. Jung Yeon Gu mengatakan lebih dari 50% warga Kabupaten Bandung yang berobat adalah pasien penyakit stroke. Menurutnya sebanyak 99% pasien yang berobat adalah beragama Islam. “Umat Islam sangat welcome pada misi kemanusiaan kami,” ungkapnya.

Acara tersebut dihadiri pula Sekretaris Daerah Kabupaten Bandung, Ir. H. Sofian Nataprawira, MP., Asisten Ekjah, Marlan, S.Ip, M.Si, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dr. H. Juhana, Kepala Dinas Sosial, Dra. Hj. Nina Setiana, M.Si., General Secretaris iKOF (Indonesian-Korean Orot Foundation), Daniel Kim, para ahli akupunktur dari Korea dan para Karang Taruna Kab Bandung yang membantu dalam pelaksanaan praktek akupunktur.

Tags
Show More

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker