Bale JabarHukum

2 Tersangka Kasus Korupsi Klaim Dana BPJS Kesehatan Dijerat Pasal TPPU

2 tersangka kasus korupsi klaim BPJS Kesehatan untuk RSUD Lembang saat ekspos di Mapolda Jabar, Selasa (6/8). by bb7/bbcom

BANDUNG, Balebandung.com – Polda Jabar terus melakukan pendalaman terkait dugaan kasus korupsi dana klaim BPJS oleh RSUD Lembang tahun 2017-2018. Meski sudah menetapkan dua tersangka, Ditreskrimsus Polda Jabar terus mendalami pihak-pihak yang diduga ikut menikmati aliran dana senilai Rp 7,7 milliar.

Wadirkrimsus Polda Jabar AKBP Hari Brata menjelaskan, saat ini saksi yang sudah diperiksa untuk dua tersangka akan didalami kembali. “Akan kita dalami lagi, saksi yang diperiksa ada yang dari Pemda, seperti Dinas Pendapatan, Dinas Kesehatan, pihak BPJS pun ada yang kita periksa,” jelas AKBP Hari, Kamis (8/8/19).

Wadirkrimsus menambahkan, para pihak yang terlibat bakal dijerat pasal Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). “Selain pasal kasus korupsi, kita jerat juga pasal TPPU,” tandasnya.

Dana klaim BPJS kesehatan yang dicairkan ke RSUD Lembang, Kabupaten Bandung Barat, periode 2017-2018 diduga digelapkan pejabat utama di rumah sakit setempat.

Hasil penyelidikan dan penyidikan oleh Ditreskrimsus Polda Jabar menyebutkan ada dugaan penggelapan dana dari BPJS karena tidak langsung disetorkan oleh pihak rumah sakit ke Pemkab Bandung Barat. Kasus ini dilakukan penyelidikan dan penyidikan oleh Ditreskrimsus Polda Jabar sejak Maret 2019.

Kedua tersangka atas nama dr.OH (mantan Kepala UPT RSUD Lembang) dan MS (mantan Bendahara UPT RSUD Lembang) dijerat pasal 2,3, 8 UU no 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU no 31 tahun 1999 tentang tindak pidana korupsi Jo pasal 55 dan 64 ayat 1 KUHPidana.***

Tags

Baca Juga

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close